Home / Berita / Stasiun TV Jerman Tayangkan Program Ramadhan Sebulan Penuh

Stasiun TV Jerman Tayangkan Program Ramadhan Sebulan Penuh

dakwatuna.com – Berlin. Semarak Ramadhan tidak hanya terjadi di negara dengan mayoritas penduduk beragama islam. Di Eropa, gaung Ramadhan juga terasa bahkan lebih ekslusif.

Jerman misalnya, stasiun televisi negara itu kini menayangkan secara khusus program Ramadhan setiap harinya selama sebulan penuh. RTL2 demikian nama stasiun televisi tersebut, mengaku memiliki misi khusus untuk lebih menjembatani intergrasi warga Jerman dan sensitifitas pandangan terhadap komunitas muslim.

“Satu hal bisa menjangkau semua teori tentang integrasi. Tapi kami secara sederhana menginginkan tersampainya pesan hanya sekali,” ungkap Carsten Molis, Head Marketing RTL2 seperti dikutip dari Harian Der Spiegel edisi Online, Kamis, (12/8).

Molis menyebutkan dalam cara yang sama, pihaknya juga menghadirkan program ficer ketimuran dan perayaan natal setiap tahunnya. Pihaknya tentu memasukkan materi ramadhan sebagai salah satu program tahunan sebagai penghormatan terhadap pemirsa muslim. “Kami berharap isu sensitif tentang Islam dapat berangsur menghilang disetiap stasiun televisi Jerman,” harapnya.

Secara terpisah, Pusat Komunitas Muslim di Jerman menyambut positif ide tersebut, Bagi mereka, penayangan program Ramadhan merupakan bagian tanggung jawab sosial yang harus dihargai. “Inisiatif seperti ini merupakan contoh yang baik bagi stasiun besar lain di Jerman,” ungkap salah satu tokoh komunitas muslim Jerman, Aiman Mazyek.

Perwakilan Gereja pun menyatakan dukungannya terhadap program Ramadhan. Juru bicara Gereja Protestan di Jerman, Reinhar Marwick, mengatakan sangat berbahagia ketika keberagaman di Jerman kian hidup dan terefleksi dalam program televisi.

Sebagai informasi, berdasarkan survei tahun 2009, komunitas muslim di Jerman berjumlah antara 3.8 juta hingga 4.3 juta jiwa atau kurang lebih 5 persen dari total populasi Jerman yang mencapai 82 juta jiwa. Sebagian besar komunitas muslim di Jerman merupakan keturunan Turki dan lebih dari setengahnya memiliki pasport Jerman. (Ajeng Ritzki Pitakasari/Agung Sasongko/RoL)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 8,91 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Martin Lejeune. (Twitter)

[Video] Wartawan Jerman Martin Lejeune Masuk Islam Saat Idul Fitri