Home / Berita / MUI Perbolehkan Pencangkokan Organ Tubuh

MUI Perbolehkan Pencangkokan Organ Tubuh

dakwatuna.com – Jakarta. Majelis Ulama Indonesia memperbolehkan pencangkokan organ tubuh melalui hibah, wasiat dengan meminta atau tanpa imbalan atau melalui bank organ tubuh.

Hal itu terdapat dalam fatwa MUI yang disahkan dalam rapat pleno Musyawarah Nasional (Munas) VIII MUI yang dibacakan Sekretaris Komisi C tentang fatwa, Asrorun Ni`am Sholeh di Jakarta, Selasa.

“Tranplantasi boleh dilakukan dengan persyaratan,” kata Asrorun.

Selain itu, pencangkokan atau tranplantasi dimungkinkan dilakukan antara muslim dengan non muslim jika ada hajat untuk itu.

Diperbolehkan juga tranplantasi dari binatang sekalipun najis dalam keadaan darurat.

MUI juga memperbolehkan donor organ tubuh dari orang meninggal dengan syarat kematiannya disaksikan dua dokter ahli.

Namun, fatwa MUI mengharamkan jual beli organ tubuh.

Fatwa tersebut disahkan bersama enam fatwa lainnya yang dibahas Komisi C yaitu fatwa mengenai azas pembuktian terbalik, bank ASI dan bank sperma.

Permasalahan lain yang difatwakan yaitu mengenai perubahan dan penyempurnaan alat kelamin, puasa bagi penerbang dan nikah wisata. Selain itu juga difatwakan tentang infotainment.

Selama ini pencangkokan organ tubuh sudah sering dilakukan dalam dunia kedokteran.

Fatwa yang dikeluarkan MUI lebih untuk menguatkan dan meyakinkan umat muslim dalam menjalankan kehidupan yang lebih baik dan sesuai syar`i. (*) (T.D016/R009/ant)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 3,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Burhan

    Ini info membingungkan atau malah bisa menyesatkan kl terntata salah.
    Okezone info bahwa pencangkokan HARAM! Ini mana yg salah dengar diantara wartawan? piye iki..

  • umar

    yang bener..boleh tapi dengan syarat..Nah syaratnya apa aja??Tolong ditampilin lengkap dan tersurat. Bukan tersirat..

Lihat Juga

surat tvri

Mengaku Khilaf, TVRI Akhirnya Minta Maaf

Organization