Home / Pemuda / Essay / Belajar Bahasa Amiyah Praktis (Bagian ke-2): Fi’il Mudhare’ Biasa (MB):

Belajar Bahasa Amiyah Praktis (Bagian ke-2): Fi’il Mudhare’ Biasa (MB):

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.comBentuk fi’il mudhare’ biasa tidak terlalu berbeda dengan bentuk fi’il mudhare’ dalam BFh. Satu-satunya perbedaan terdapat pada tasykil dua huruf:

1. Huruf mudhoro’ah

Misalnya:

Kalau di BFh :

يَشرَب dengan menfathahkan huruf mudhoro’ahnya, tapi di BAm terbalik menjadi :

يٍشرَب huruf mudhoro’ahnya dikasrohkan. Perbedaan ini bisa di praktekkan kepada sebagian besar fi’il mudhare’ di BAm.

2. Huruf sebelum terakhir:

tentang huruf akhir ini formula yang mengatur tasykil nya tertentu dengan Sima`i.

— bersambung

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Muhammad Syauqi Hafiz

Lahir di kota Bogor 13 Maret 1995 dan dibesarkan di kota yang sama. Sekarang (tahun 2010) masih berstatus santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan kelas 10 MA. Mempunyai ketertarikan dengan ilmu Tafaqquh Fid Din dan mempunyai angan-angan "agar kiranya Allah ridha padaku"..

???? ?? ???? ???? ???

Mencoba untuk menggeluti bahasa Ibrani dan produksi film editing dan dokumenter. Tertarik untuk mengamati perbandingan agama dan ideologi serta menelisik tangan-tangan invisible di balik layar institusi negara.

Lihat Juga

Sidang dewan kerja sama negara-negara Teluk. (raialyoum.com)

Negara-negara Teluk Sepakati Strategi Hadapi Iran