10:23 - Minggu, 21 Desember 2014
Muhammad Syauqi Hafiz

Belajar Bahasa Amiyah Praktis (Bagian ke-1): Fi’il المضارع

Rubrik: Essay | Oleh: Muhammad Syauqi Hafiz - 29/06/10 | 15:04 | 18 Rajab 1431 H

سليمان : هو كمال هيروح فين؟

Huwa kamal hairuuh fein?

Kamal mau pergi kemana?

سيد : هيروح يضرب ” علي” ابن الجيران !

Hiruh yedrab “ Aly ” ebn elgiraan!

Dia akan memukul Aly, si anak tetangga sebelah

سليمان : ليه ؟

Leih?

Emangnya kenapa?

زبير : أصله عاكس البت بتاعتو !

Aslo aakis el bet beta’to!

Soalnya dia (Aly) ngegodain pacarnya (Kamal)

Penjelasan:

Semua dhamir2 “ هـ ” seperti yang terdapat pada kata “، يضربه ” di baca “ و ” jadi : “ nelha’u , yedhrabu”.

Kalau kita memperhatikan dialog di atas, maka kita akan melihat fi’il يضرب (yidhrob) sebagai sebuah kata yang sering kita dengar walaupun ada sedikit perubahan. Tapi kalau tentang fi’il2 yang lain seperti: بتلعب (bitel’ab)هيروح (hairuuh) mungkin masih sangat asing bagi kita.

Menurut yang kita tau fi’il المضارع dalam bahasa Arab biasanya terbentuk dengan : ي ” ياء المضارعة ” + الفعل الماضي . dengan merubah tasykilnya. Contohnya dari dialog di atas : يضرب (yidhrob) berasal dari bahasa fushah. Tapi dalam BAm, terjadi beberapa perubahan:
Pertama : fi’il mudhare’ dalam BAm mesir ada tiga macam :
1- fi’il mudhare’ biasa, contoh يضرب (yidhrob)
2- fi’il mudhare’ sedang dilaksanakan, contoh بيضرب (biyidhrob)
3- fi’il mudhare’ akan dilaksanakan, contoh هيضرب (hayidhrob)

Mungkin anda akan merasa heran dan bertanya-tanya di dalam hati: “selama ini yang saya tahu fi’il mudhare’ itu hanya ada satu macam. Mengapa di buku ini jadi tiga macam?”

Inilah kekerenan buku ini… Ya iyya lah!! Buku ini akan membawa anda ke sebuah tempat dimana anda akan mengenal BAm lebih mendalam lagi. Anda akan menjadi orang pertama yang menyentuhnya!

Kalau kita meneliti BAm, kita akan mengetahui tiga macam fi’il mudhare’ tersebut. Setiap macam punya tempat khusus dalam BAm. Sebelum kita mengetahui tempat khusus tersebut, kita harus lebih dahulu mengetahui bentuk setiap macamnya.

Muhammad Syauqi Hafiz

Tentang Muhammad Syauqi Hafiz

Lahir di kota Bogor 13 Maret 1995 dan dibesarkan di kota yang sama. Sekarang (tahun 2010) masih berstatus santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan kelas 10 MA. Mempunyai ketertarikan… [Profil Selengkapnya]

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (23 orang menilai, rata-rata: 7,30 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • Kementerian Agama Kota Binjai

    bagus banget..kalo bisa disertakan video atau audio cara penyebutannya biar lebih mantap

  • abu zia

    kenapa bahasa amiyah yg di pelajari,ahsan yang fusha nya kali ya. karena bahasa qur,an, hadist,dan ilmu2 agama yg lain kan ga pake bahasa amiyah.apa mgkn dah mahir yg fusha kali.??? mohon penjelasan akh

    • Syauqi

      sebelumnya afwan,,,,muqoddimah materi ini belum ana sertakan. indikator yang ingin dicapai dari pembelajaran ini sbenearnya sederhana (dengan sederhananya materi itu sendiri) dan, di sisi lain materi ini hanya direkomendasikan untuk peserta didik yang: 1. Pondok Pesantren kelas 2-3 MA 2. Semua pihak yang berniat tafaqquh di timur tengah. perlu diingat semua negara timur tengah jarang sekali menggunakan fush7a apalagi Mesir…….

    • Abdul Latief Harahap

      yaaaa emang sih bahasa fushah yang harus dipelajari,, cuman bahasa ammiyah juga penting dipelajari, karena ini sebuah kebutuhan kita apabila kita belajar di timutr tengah,, seperti saya di mesir,, banyak sekali orang2 mesir yg sudah gk bsa lgi bhasa fushah, dn kita sangat susah berkomunikasi dgn mreka kecuali kita bisa ngomong ammiyah, klo emang selain yg kuliah di timur tengah baca artikel ini, yaa toh dia hanya ingin tahu gmn ammiyah itu,, ya biarin saja,, yg penting ini sangat membantu saya,, syukron ya mas Syauqi…

  • joko559

    Asyik juga nih bahasa gaulnya…. tapi lebih asyik lagi kalo kita diajari yang baku dahulu.

  • van javi

    kurang puas cuma segitu….
    yang bamyak lagi dunk penjelasannya..!!
    tambah juga mufradat2nya..!!

Iklan negatif? Laporkan!
67 queries in 1,506 seconds.