Home / Berita / Gubernur Jabar Tekad Brantas Buta Huruf Al-Qur’an

Gubernur Jabar Tekad Brantas Buta Huruf Al-Qur’an

dakwatuna.com Meski belum ada data berapa banyak warga Jabar yang buta huruf Quran, namun Gubernur Jabar Ahmad Heryawan tengah menggodok formula pemberantasan buta Quran.

“Tadi siang saya ngobrol dengan Menteri Agama (Suryadharma Ali). Wajar kalau ke depan ada pemberantasan buta huruf Quran,” ujar Heryawan, di Gedung Pakuan, Jalan Otista, beberapa waktu yang lalu.

Pemberantasan buta huruf Quran, didasari banyaknya pemeluk agama Islam di Jabar. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti berapa persen warga Jabar yang buta huruf Quran.

“Berapa persennya (yang buta huruf Quran-red) saya tidak bisa mengatakan. Karena sejauh ini belum ada penelitian berapa masyarakat muslim di Jabar yang bisa baca-tulis Quran,” ungkapnya.

Ide pemberantasan buta huruf Quran di Jabar, kata dia, muncul sejak pelaksaan MTQ tingkat Nasional ke-23 di Bengkulu beberapa waktu lalu. Dalam event tersebut, Heryawan mengaku bertemu dengan menteri agama.

Dalam kesempatan tersebut, ia berbincang dengan menteri agama dan ternyata disambut baik. Dan tadi siang, ia kembali bertemu menteri agama dan membicarakan hal serupa.

“Akan kita pikirkan bagaimana caranya. Saya pikir leading sectornya kementerian agama. Sebagaimana pemberantasan buta huruf latin, kan ditangani Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas),” katanya.

Untuk melaksanakan pemberantasan hal tersebut, pihaknya masih melakukan rancangan program yang akan dijalankan. Namun, Heryawan menegaskan, pihaknya siap melaksanakan program tersebut.

“Orang muslim harusnya bica baca Quran,” imbuhnya.

Sementara, terkait target raihan dalam MTQ tingkat nasional tahun 2012 nanti, Heryawan menargetkan kafilah Jabar bisa mempertahankan prestasi yang sudah ada. Untuk mewujudkan target tersebut, pihaknya bakal meningkatkan pembinaan terhadap bibit kafilah.

“Kita akan meningkatkan pembinaan. Kita kan punya Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ),” pungkasnya. [detik/tya/ern]

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Rahmat Surur

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Saya secara pribadi dan berkenaan dengan pekerjaan dinas sehari-hari, saya salut & acungi jempol untuk niatan agenda kegiatan yang begitu mulyanya. Namun saya berharap, alangkah indahnya program ini kalau tupoksi langsung melalui LPTQ, yang sampai tingkat kecamatan telah ada organisasinya. Justeru saya ragukan kalau lewat SKPD yang ada di masing-masing Pemda se-Jawa Barat. Mengapa demikian, karena SKPD itu sudah jelas tugas rutinitas garapannya.

  • Rahmat Surur

    Sementara itu kalau LPTQ, mungkin tak semuanya, ada agenda yang menyibukkan ketika ada pelaksanaan MTQ. Maka alangkah baiknya bila Pa Gubernur, dalam hal ini dapat bekerjasamanya dengan LPTQ di masing-masing Kabupaten atau Kota. Walau pun dianggap tak punya keahlian, kalau di LPTQ, mereka minimal telah mengetahui dan memahminya tentang al-Qur-aan. Hal ini Insya Allaah, sebagai langkah nyata untuk lebih me- masyarakat kan Warga Jawa Barat melek terhadap Baca + Tulis + Memahami al-Qur-aan.

  • kartika

    bangga jadi warga jabar punya pemimpin seperti anda…
    dari awal saya dukung anda….

  • Dudu

    Masukkan program BBQ dalam kurikulum sekolah aja, pak.

Lihat Juga

Ilustrasi. (sufara.ba)

Apakah Rasulullah SAW Menafsirkan Semua Ayat Al-Quran?