Home / Berita / Menkominfo Surati Pengelola Akun Facebook

Menkominfo Surati Pengelola Akun Facebook

dakwatuna.com – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring akan mengirim surat ke pengelola situs jejaring sosial Facebook di luar negeri mengenai lomba menggambar kartun Nabi Muhammad di akun tersebut.

“Percuma kalau sudah dihapus kalau ada pihak lain yang memposting kembali, untuk itu perlu juga kesadaran dari kita semua mengenai hal tersebut”, kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, lomba menggambar kartun di akun Facebook adalah celah untuk memprovokasi kerukunan umat beragama.

“Untuk itu, kami meminta kepada masyarakat agar tidak terpancing oleh akun tersebut dan kita cooling down saja menghadapi hal ini”, katanya.

Menurut dia, mengenai Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (RPM Konten) tentang pembatasan konten multimedia, tidak akan mengatur kebebasan pers dan hanya mengatur unsur negatif di dalamnya.

“Unsur negatif tersebut adalah pornografi, penjudian, penipuan, kekerasan dan penghinaan terhadap agama, suku dan ras, kata Tifatul Sembiring.

Ia menambahkan, kecanggihan teknologi yang sekarang ini dilakukan tidak hanya untuk hal positif tapi banyak juga pihak yang melakukan untuk hal negatif, untuk itu pihaknya akan meminimalisasikan hal tersebut dengan RPM Konten.

Menurut survei Komisi Perlindungan Anak (KPA) tahun 2007 lalu, katanya, 97 persen siswa SMP dan SMA pernah menonton atau mengakses film porno di website, 92, 7 persen melakukan oral seks, 67,2 berhubungan badan dan 21,2 melakukan aborsi. (ANT/A024/ant)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (37 votes, average: 9,51 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • fsiekonomi.multiply.com

    mantapp.

  • okto

    Ana kurang setuju hasil survei seperti ini selalu disampaikan :
    “….92, 7 persen melakukan oral seks, 67,2 berhubungan badan dan 21,2 melakukan aborsi….”

    Menurut ana survei ini belum tentu kebenarannya. Ini merupakan ghozulfikri nya orang kuffar untuk menciptakan image generasi muda saat ini sudah rusak. Sehingga menyebabkan kerusakan itu semakin meluas karena dianggap lumrah oleh para generasi muda. Mohon survei ini tidak lagi ditampilkan dimanapun, lebih banyak mudhorat sedikit…

Lihat Juga

KPAI Menilai Mie Bikini dengan gambar bikini dan kalimat tak pantas, amat sangat tak layak bagi anak. (bisnis.com)

Mie Bikini Dinilai Mengandung Pornografi, KPAI Layangkan Protes Keras