Home / Pemuda / Kisah / Ayah! Shalat Subuh

Ayah! Shalat Subuh

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com Suatu hari seorang anak sedang belajar di sekolahnya, dia baru kelas 3 SD. Di salah satu pelajaran, seorang guru menjelaskan tentang shalat subuh dan dia menyimaknya dengan seksama. Mulailah gurunya berbicara tentang keutamaan dan pentingnya shalat subuh dengan cara yang menggugah, tersentuhlah anak didiknya yang masih kecil itu. Terpengaruhlah seorang anak kecil tadi oleh perkataan gurunya sementara ini dia belum pernah shalat subuh sebelumnya dan juga keluarganya.

Ketika dia pulang ke rumah, berfikirlah dia bagaimana caranya supaya bisa bangun untuk shalat subuh besoknya. Dia tidak mendapatkan caranya selain tidak tidur semalaman sampai bisa melaksanakan shalat subuh. Dia melakukan caranya itu. Dan ketika mendengar azan, bergegaslah dia untuk menjalankan shalat subuh. Tetapi ada masalah bagi anak kecil ini untuk sampai ke masjid karena letaknya jauh dari rumahnya. Dia tidak bisa berangkat sendirian, maka menangislah dia dan duduk di depan pintu. Tetapi tiba-tiba dia mendengar suara sepatu seseorang dari arah jalan, dibukalah pintu dan keluarlah segera dari rumahnya. Nampaknya kakek ini menuju masjid. Anak kecil ini melihat sang kakek dan dia kenal. Kakek ini adalah kakek temannya, Ahmad. Anak kecil ini mengikuti Kakek Ahmad di belakangnya dengan rasa khawatir dan perlahan-lahan dalam berjalan, jangan sampai Si kakek merasa diikuti dan melaporkan dia ke keluarganya dan yang kemungkinan akan menghukumnya. Berjalanlah peristiwa ini seterusnya sampai pada suatu ketika Si kakek dipanggil oleh Allah Pemilik jiwa dan raganya. Si kakek wafat.

Anak kecil mendengar kabar ini, tertegunlah dia dan menangis sejadi-jadinya. Ayahnya sangat heran melihat kondisi seperti ini, kemudian bertanyalah kepada anaknya, “wahai anakku kenapa kamu menangis sampai seperti ini, dia itu bukan teman bermainmu dan bukan pula saudaramu yang hilang?” Anak kecil itu melihat kearah ayahnya dengan berlinang air mata penuh kesedihan, dan berkata kepada ayahnya, “seandainya yang meninggal itu ayah, bukan dia.” Bagai disambar petir dan tercenganglah seorang ayah kenapa anaknya yang berkata dengan ungkapan seperti itu, dan kenapa begitu cintanya anaknya kepada si kakek? Anak kecil menjawab dengan suara parau, “Aku tidak kehilangan dia karena hal-hal yang ayah sebutkan.” Bertambah heran ayahnya itu dan bertanya, “lalu karena apa?” Anak itu menjawab, “karena shalat ayah….karena shalat!” Kemudian anak itu menambahkan pembicaraannya, “Ayah, kenapa ayah tidak shalat subuh? Kenapa ayah tidak seperti si kakek dan seperti orang lain yang aku lihat?” Berkata ayahnya, “dimana kamu melihatnya?” Anak kecil itu menjawab, “di masjid.” Berkata lagi ayahnya, “bagaimana kisahnya?” Maka berceritalah anak kecil itu kepada ayahnya tentang apa yang dilakukan selama ini. Tersentuhlah seorang ayah oleh anaknya, lembutlah hati dan tubuhnya, jatuhlah air matanya, dipeluklah anaknya, dan semenjak peristiwa itu, ayah anak itu tidak pernah meninggalkan shalat satu waktupun dan semuanya dilakukan di masjid. (athfal lakin du’ah)

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (267 votes, average: 9,65 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Kodar Slamet, SPd
  • aga

    subhanallah…… itu gambaran persis masa kecilku. sekarang “sang kakek” itu tak lain adalah nenekku sendiri masih hidup di penghujung usia…. meskipun sudah nggak ingat apa apa lagi (pikun) tapi semangat sholat jamaahnya masih luar biasa… Ya Alloh berkahilah nenekku dan berikan khusnul khotimah di penghujung hidupnya nanti. Dan untuk diriku ini Berikan semangat sholat shubuh berjamaah lagi sehingga anak2ku tidak susah mencari “sang kakek” dengan sembunyi2 ayahnyalah sang kakek itu…

  • bundasiti

    semoga ini menjadi ajaran yang baik bagi ayah yang juga mempunyai anak,andai saya punya ayah seperti itu aku akan sangat senang sekali dan mau mendengarkan nasihat anaknya,pasti akan indah.

  • yogi al-fakir

    Allahu Akbar…Go Shalat Shubuh tepat waktu & berjama’ah..

  • nunu H

    subhanallah……smoga akan lahir k dunia ini anak2 seperti anak kcl dlm cerita ini…amin y RABB

  • papa_dika

    subhanallah… ketika ku baca kisan ini tak terasa jatuh berlinang air mata, teringat akan dosa melalaikan sholat lima waktu, seraya bergumam dalam hati “ya Allah ampuni dosaku atas kelalalian menegakkan sholat lima waktu dan melaksanakannya berjamaah dimasjid…, amiin ya robb..”

  • mojank solya

    subhanallah ini juga mengingatkan masa kecil ku…….setiap mao solat subuh ngetuk rumah temen2 ku tuk bareng ngajak ke mesjid damai rasanya ……….

  • yonri sudirahayu

    aku tak ada apa-apanya dibandingkan anak kecil itu…

  • Nasrul

    SubhanaLlah..ijin share kmbli,jzk

  • jans

    smoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk bisa istiqomah sahlat subuh. Kapan bisa shalat subuh seramai shalat jumat?

  • mbak na

    Subhanallah…Luar biasa!!!!!

  • Wawang

    Bagaimana ya cara memotivasi anak kita untuk sholat di Mesjid. Tolong ceritakan apa yang di dengaar anak pada cerita itu dari gurunya.

    Jazakallah,
    Munawwar

  • dwiutami

    andai anakku yang baru berumur 3 thn 8 bulan bisa seperti anak dlm cerita ini nanti betapa bahagianya aku….karena ayahnya paling sulit untuk sholat subuh…..

  • Abu Kayis

    Terima kasih … aa….

  • akhwat

    subhanallah… betapa bahagianya punya anak&murid seperti anak ini. Gurunya tak hanya sekedar mengajar, tapi kecintaannya bisa membuka hati si anak&ayahnya..

  • udin al faqir

    izin share akhi

  • setelah baca kisah ini, berlinanglah air mataku. Mengingat diri yg sudah jauh dalam mengingat Allah, jgn kan shalat subuh. Shalat fardhu yg lainpun aku jarang lakukan.Ya Allah… Ampunilah aku, dan tunjukan selalu dan tetapkan selalu aku berada di jalanMu. Amin ya Robbal alamin.

  • Ade hermawan

    Subhanallah… Alangkah bahagianya bila mempunyai putra yg begitu mulia hatinya akan kecintaannya terhadap ALLAH…

  • harry suharyono

    Ya robb ku mohon jadikanlah istri dan anak2 kami sebagai orang yg slalu melakukan sholat dan jadikanlah mereka sejuk dilihat

  • selviana kudus

    subhanalloh..
    smoga makin byk guru yg sllu mendidik dan memberikan ilmu agama utk murid2nya
    agar kelak byk generasi yg pandai disertai iman AMIN

  • doudompu

    keren, menyentuhhhhhh….

  • misdi

    allahu akbar. Maha besar nikmat yg engkau berikan untuk orang-orang yg mampu menjalankan sholat shubuh

  • sang pembebas

    ya ALLAH jadikan hamba ini selalu menjalankan shalat shubuh berjama’ah di masjid

  • Taufik

    Subhanallah Walhamdulillah Allhuakbar….kisah yang sangat menyentuh hati…
    Izin Share ya…

    suatu waktu Ubai bin Kaab berkata: “Rasulullah SAW pernah salat subuh.
    Beliau bertanya, ‘Apakah kalian menyaksikan si Fulan?” Mereka menjawab ‘ Tidak ‘.
    Beliau bertanya lagi hal yang sama. Para sahabat menjawab ‘Tidak’. Lalu Rasulullah SAW berkata: ” Sesungguhnya dua salat ini (subuh dan isya) adalah salat yang berat bagi orang munafik. Sesungguhnya bila mereka mengetahui apa yang ada dalam salat subuh dan isya, maka mereka akan mendatanginya,
    sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari)

  • Lozeg2

    Subahanallah … Ijin share …

  • Rini Ariani02

    Subhanallah.. :(

  • ya Allah,,,sungguh anak yg berguna

  • Tia Cholidah

    subhanallah… :)

  • rudi

    subhanalloh

Lihat Juga

ilustrasi (inet)

Tentang Kader dan Wajihah Kita