Home / Berita / Tulang dan Punggung Kami Untuk Al-Aqsha

Tulang dan Punggung Kami Untuk Al-Aqsha

dakwatuna.com – Gaza, Dr. Mahmud Zehar, Ketua Konferensi “Nushratul Quds” dan anggota biro politik Hamas menegaskan, “Kami akan menjaga Al-Quds kami, tempat suci kami, dan Al-Aqsha dengan tulang dan daging kami.” Kepada Israel ia mengatakan, “Sinagog Harobb akan menjadi kehancuran bagi eksistensi kalian (sesuai dengan namanya)”.

Zehar menegaskan, “Saya sampaikan pesan kepada Israel, pada saat kalian meresmikan “rumah Haroob” yang baru maka ia sesunggunya adalah proyek “Khoroob” kehancuran sejarah bagi kalian. Saya ingatkan kalian para pembunuh anak-anak kami, akhir sejarah kalian adalah “khoroob”; hancur, meski kalian memiliki bom nuklir, maka kalian akan hancur wahai perusak setiap negeri yang kalian huni.”

Ia menambahkan, wahai kalian yang menjajah bumi suci yang diberkahi, yang melecehkan tempat suci, pembunuh anak-anak, wanita, kakek dan nenek, penghancur masjid dan sekolah, wahai proyek sinagog Haroob kalian pasti akan Harobb (hancur). Wahai pemraktik riba dunia dan menjual segala sesuatu, wahai perencana penghancuran Al-Aqsha, proyek kami akan menjaga Al-Quds, tempat suci, Al-Aqsha dengan tulang dan daging kami, kami akan menjaga masjid di mana Nabi Muhammad mengimami di sana seluruh nabi-nabi, kalian tidak akan mampu menghancurkan mi’raj Rasulullah,” (bn-bsr/ip)

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (24 votes, average: 9,96 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • slamet purnomo

    sy memang blm menjadi moslem yang bisa menjalankan perintah dan menjauhi larangan NYA dengan sempurna,tp kl akhidah dan agama sy di lecehkan,sesaat itu jg jihad sy muncul,dan nyawapun aku persembahkan utk agamaku..!!!!

Lihat Juga

Muhammad Maksum dan motornya. (Rahmatullah Andre)

Pak Maksum, “Tulang Belulang” yang Keliling Dunia Demi Melihat Putranya Mondok