ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Bukan Jomblo, Tapi Single

Kementerian Inggris Panggil Dubes Israel

19/2/2010 | 04 Rabbi al-Awwal 1431 H Please wait
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – London, Kementerian Luar Negeri Inggris memanggil dubes Israel di London menyusul ditetapkannya personel Mossad Israel sebagai tersangka pembunuhan tokoh di gerakan Hamas Mahmud Mabhuh karena mereka menggunakan passport Inggris. Sementara Gordon Brown, PM Inggris berjanji – dalam pernyataan kepada radio Inggris Rabu (17/2) untuk melakukan investigasi integral terhadap pelaku pembunuhan al-Mabhoh yang menggunakan passport Inggris. “Passport Inggris adalah dokumen penting yang harus dijaga” tegasnya.

Sebelumnya, anggota komite hubungan luar negeri di Dewan Umum, Minres Cambel menganjurkan kementerian luar negeri Inggris untuk memanggilkan dubes Israel di London untuk menjelaskan kaitan antara passport Inggris yang dipalsukan dan operasi pembunuhan al-Mabhuh.

Cambel anggota parlemen dari Partai Demokrat Liberal bahwa terbuktinya keterlibatan pemerintah Israel dalam tindakan seperti ini adalah pelanggaran serius terhadap kepercayaan antara dua negara.

Jubir pemerintah Inggris menegaskan dalam jumpa pers bahwa pemalsuan passport Inggris adalah masalah serius dan pemerintah akan mengambil semua langkah darurat menjaga warga Inggris dari pemalsuan identitas mereka. (bn-bsyr/ip)

email

Keyword: , , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (19 orang menilai, rata-rata: 9,53 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
  • Mujahid

    Sudah dari jaman dahulu kala ribuan tahun yang lalu, Yahudi memang licik mneggunakan segala cara untuk melakukan aksi kejahatannya. Allah SWT Maha Tahu akan kebejatan orang – orang yang mengingkari Allah dan Rasulnya itu.

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia