Home / Berita / Pencaplokan Tempat Suci Picu Intifadhah Ketiga

Pencaplokan Tempat Suci Picu Intifadhah Ketiga

dakwatuna.com – Gaza, Wakil Ketua Dewan Legislatif Palestina, Dr. Ahmed Baher menyatakan penjajah Zionis bertanggung jawab penuh atas keputusannya yang mencaplok tempat-tempat suci di Palestina ke dalam daftar situs arkeologi Yahudi. Dia mendesak para pemimpin Arab untuk menempatkan masalah ini pada skala agenda KTT Arab yang akan diselenggarakan di Libya. Sekaligus mengambil tindakan yang tepat untuk menghentikan agresi Zionis terhadap tempat-tempat suci Islam.

Baher mengatakan, “Keputusan Israel ini sangat berbahaya. Rakyat Palestina tidak akan berdiam diri menghadapi tindakan mereka ini.”

Dia menambahkan, “Kita harus memberi hukuman pada orang Yahudi. Tindakan ini telah  melampaui semua garis merah, sebagai langkah pendahuluan untuk melakukan yahudisasi Masjid Al-Aqsa dan tempat-tempat suci Islam dan Kristen. Bisa Zionis Israel gigih melanjutkan menarget tempat-tempat suci di Palestina maka akan memicu meletusnya intifadhah ketiga.”

Baher menegaskan bahwa keputusan Israel ini merupakan pencurian terhadap warisan Palestina dan Arab, serta sejarah mereka. Sekaligus merupakan bagian dari rencana penjajah Zionis yang bertujuan untuk memisahkan peradaban budaya Palestina dari Arab. Dia mengatakan, “Yahudisasi yang terjadi di al-Quds dan penggalian mengancam kelangsungan keberadaannya. Penghancuran yang dilakukan secara sistematis selama perang di Gaza adalah bukti paling baik tentang bagaimana mengerikannya rencana agresif ini.”

Dia menegaskan pencaplokan Masjid Ibrahimi di Hebron dan Masjid Bilal bin Rabah di Bethlehem ke dalam daftar situs warisan Yahudi merupakan pelanggaran mencolok terhadap “Konvensi Den Haag” yang ditandatangani pada 14 Mei 1945, yang disetujui Yahudi pada 3 Oktober 1957.

Dia menyerukan Liga Arab, organisasi hak asasi manusia dan semua pihak yang konsen dalam masalah ini untuk mengunjungi Hebron, Betlehem dan al-Quds. Untuk melihat sejauh mana konspirasi yang menodai tempat-tempat suci Islam. Serta melihat pelanggaran Zionis terhadap semua konvensi internasional khususnya pasal 28 dari “Konvensi Den Haag”. (asw/ip)

About these ads

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (15 votes, average: 8,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

8

(Foto) Api Melalap Israel

Organization