Uni Eropa Akui Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

1/12/2009 | 13 Zulhijjah 1430 H | Hits: 413
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Uni Eropa mengakui Yerusalem Timur sebagai ibukota negara Palestina. Hal itu, disampaikan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa. Menurut seorang pejabat kepala  kebijakan luar negeri Uni Eropa, menginginkan Yerusalem di pisah, menjadi Yerusalem Timur sebagai ibukota negara Palestina, sedangkan Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel.

Draft dokumen yang dikeluarkan oleh Presiden Uni Eropa itu, yang akan segera diserahkan kepada pejabat yang baru, secara ekplisit Uni Eropa akan mengakui secara unilateral negara Palestina, ungkap harian Israel Haaretz.

Dijadwalkan 7 Desember nanti, berlangsung pertemuan di Brussel, yang akan membahas proses perdamaian. Dokumen ‘Swedia’ yang menjadi draft yang sifatnya final bagi solusi terhadap perdamaian, dan menjadi inti masalah adalah status akhir antara Israel dan Palestina.

Dokumen itu menunjukkan keinginan Uni Eropa yang ingin mengakhiri kebuntuan perundingan antara Israel dan Otoritas Palestina. Tujuan dari draft itu tak lain, sebuah negara, yang ‘merdeka, demokratis, berdaulat yang bernama Palestina, yang meliputi Tepi Barat dan Gaza dengan ibukota Yerusalem Timur”.

Dokumen itu menginginkan agar Israel melakukan moratorium (penghentian) pembangunan pemukiman Yahudi selama 10 bulan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Penghentian pembangunan itu baik bersifat sementara atau permanent adalah bagian dari proses perdamaian. Dan, Israel harus menghapuskan semua check point (tempat pemeriksaan), dan membiarkan setiap orang bergerak secara bebas.

Uni Eropa menginginkan negara yang Palestina yang akan dideklarasikan itu, berbasis perbatasan sebelum perang l967. Dan, Israel tidak merubah tapal batas. Uni Eropa juga mempersilahkan perdana menteri Palestina, Salam Fayyad, membuat  proposal bagi pembentukan negara Palestina yang sifatnya unilateral. (m/hrtz)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (9 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 2 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • wadiyo mengatakan:

    Mari dukung Palestina,Eropa saja yang sebagian nom muslim mendukungnya kita bangsa Indonesia yang mayoritas muslim harus lebih berani mendukungnya.Semoga Alloh Swt memberi kekuatan kepada bangsa Palestina dan umat Islam semuanya Amien

  • Mujahid al-Garuty mengatakan:

    israel tidak akan berhenti untuk membuat perselisihan dengan palestina sampai kapanpun…oleh karena itu kita sebagai umat islam tidaka boleh berhenti untuk berdoa dan berikhtiar untuk kemerdekaan dan kebebasan saudara kita di palestina..semoga Allah senantiasa meridoa kita..Amin.. Allahu Akbar..!!

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »