Syaikh Jibrin Wafat

14/7/2009 | 22 Rajab 1430 H | Hits: 1.203
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
syaikh jibrin

Syaikh JIbrin Rahimahullah

dakwatuna.com – Riyadh, Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Dunia Islam kembali berduka,  adalah Syaikh Abdullah bin Abdurahman Al-Jibrin, seorang Ulama dari kalangan ahlul ‘ilm, yang buku-bukunya sering menjadi rujukan diseluruh dunia.

Syaikh Jibrin begitu beliau sering dipanggil, rahimahullah wafat pada jam 2 siang hari Senin kemarin bertepatan dengan 20 rajab 1430 H. Beliau akan disholatkan pada siang Selasa hari ini di masjid Jami’ Al-Imam Turki bin Abdillah (al-Jami’ al-Kabir) di kota Riyadh.

Syaikh Jibrin rahimahullah pada masa hidupnya pernah menjadi anggota komisi fatwa di dewan Riset Ilmiah dan Fatwa – Arab Saudi sejak tahun 1402 bersama-sama dengan gurunya Syaikh Abdul Aziz bin Bazz rahimullah. Dan pensiun dari jabatan tersebut pada bulan Rajab tahun 1418 H yang lalu.

Syaikh Jibrin rahimahullah meraih gelar Magister dari Perguruan Tinggi Kehakiman tahun 1390 H. dengan judul disertasi “Akhbar al-Aahad fi al-Hadits an-Nabawi” dengan yudisium cumlaud. Gelar doktornya diraih dari perguruan tinggi yang sama pada tahun 1407 H. mentahqiq (investigasi) terhadap buku “Syarah az-Zarkasy ‘ala Mukhtashar al-Khuraqi” dengan yudisium cumlaud level pertama. Dalam disertasi itu ia bertugas mentaqhiq dan mentakhrij (foot­note) hadits sebanyak 7 jilid buku dan buku-buku itu sekarang dicetak dan beredar di toko-toko buku.

Syaikh dikenal sebagai orang yang tawadhu (rendah hati). la sedikit bicara dan tidak akan bicara, kalau tidak karena menjawab pertanyaan.

Syaikh Jibrin juga dikenal sebagai ulama yang sangat konsen terhadap metode pengambilan hukum atau instimbath, sangat kuat menekankan referensi yang sahih. Beliau juga ahli dibidang mua’amalat kontemporer dan sangat menguasai seluk beluknya.

Rahimahullah Syaikh Jibrin … (it)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (16 orang menilai, rata-rata: 8,94 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 5 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • BI mengatakan:

    Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun

  • roni mengatakan:

    innalillahi wa innailaihi roji’un,

  • Faris mengatakan:

    Inna LiLahi Wa Inna ilaihi roji’un

  • ABU NAUFAL mengatakan:

    Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.. Alloh mengangkat ilmu dengan matinya para Ulama.. dan benarlah perkataan (Sabda) Nabi bhw di akhir zaman nanti : sedikitnya ulama dan banyaknya para pengkhutbah.. mereka ini tidak ada ilmu dan berfatwa sehingga sesat dan menyesatkan… Semoga Alloh menempatkan beliau di keluasan JannahNya… Ya Rabb, semakin banyak ilmu yg hilang di kalangan ummat Islam dengan meninggalnya para Ulama, dan semoga Engkau menjadikan kami selalu dalam lindunganMu

  • wadiyo mengatakan:

    Assalamu ‘alaikum wr wb

    Innalillahi wa inna ilaihi roji’un..

    Semoga Alloh SWT memasukkannya ke dalam surganya, mari kita teruskan perjuangannya dalam mendakwahkan agama Islam sehingga agama Islam menjadi rohmatan lil’alamin.Semoga Alloh SWT selalu membimbing dan memberi kekuatan kepada kita amien

    Wassalamu ‘alaikum wr wb

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »