PKS Sulbar Minta SBY Kirim Pasukan ke Yerusalem

29/10/2009 | 10 Zulqaedah 1430 H | Hits: 426
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

Mamuju (ANTARA News) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengirimkan pasukan ke Yerusalem.

“Hal ini menjadi salah satu kesepakatan dalam koalisi yang kami lakukan, di mana SBY diminta untuk ikut aktif dalam menjaga perdamaian dunia, khususnya mendukung eksistensi gerakan di Palestina,” ungkap Sekretaris DPW PKS Mamuju, Hajrul Malik, di Mamuju, Rabu.

Pengiriman pasukan tersebut perlu untuk ikut mengamankan situasi yang kembali memanas di wilayah Palestina yang diduduki Israel tersebut.

Ia mengatakan, salah satu bentuk dukungan ini tidak hanya diwujudkan dengan diplomasi, tetapi juga harus mengirimkan bantuan, terlebih lagi pasukan perdamaian.

Selain mengirim pasukan, SBY juga diminta untuk tetap mempertahankan kebijakan untuk tidak membuka hubungan bilateral dengan Israel.

“Kita sudah bisa menyaksikan tindakan pasukan Israel yang sudah melanggar hukum humanter internasional, apalagi sampai melakukan penyerangan di dalam rumah ibadah,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika pemerintah serius menjaga ketertiban dunia, maka sudah seharusnya hubungan bilateral tetap tidak diadakan, sebagai bukti bahwa Indonesia tidak pernah mendukung upaya-upaya penodaan terhadap perdamaian.

Di tingkat daerah, DPW PKS Mamuju akan melakukan konsolidasi dengan seluruh organisasi masyarakat (ormas) Islam yang ada di wilayah itu.

Hal ini juga untuk melanjutkan Fatwa Yusuf Qardawi yang menyerukan kepada seluruh umat Islam di dunia bahwa hari Jumat adalah hari solidaritas umat Muslim untuk Al-Aqsa.

“Untuk konsolidasi awal, saya memperkirakan akan dilakukan orasi, baik di Mesjid, maupun di lapangan terbuka,” imbuhnya.

Ia menambahkan, PKS selama ini sudah identik dengan perjuangan mendukung Palestina. Karena itu, situasi yang ada saat ini wajib untuk disikapi mulai dari sekarang. (ant)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (16 orang menilai, rata-rata: 9,38 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »