Penghapal al Qur’an Bukti Kegagalan Blokade Israel terhadap Gaza

24/9/2009 | 04 Syawal 1430 H | Hits: 1.123
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

2009_sept_23_penghafal_300_010 Ribu Penghapal al Qur’an Diwisuda

dakwatuna.com – Gaza. Anggota Dewan Legislatif Palestina Dr . Abdul Rahman Jamal menilai acara wisuda penghafal al Qur’an di perkemahan “Tajul Waqar” saat lembaran idul fitri memiliki dua kebahagiaan. Kebahagiaan hari raya dan kebahagiaan wisuda penghafal al Qur’an. Dia menegaskan bahwa al Aqsha akan dibebaskan oleh tangan-tangan generasi al Qur’an yang akan mengambalikan umat ini kepada kemuliaan dan kehormatannya.

Hal tersebut disampaikan Jamal dalam acara wisuda yang diselenggarakan yayasan “Darul Qur’an was Sunnah”, Selasa (22/09), yang menyelenggarakan perkemahan penghafal al Qur’an “Tajul Waqar” sejak awal liburan musim panas lalu. Dalam acara ini diberikan pernghargaan kepada 10 ribu penghafal al Qur’an dan dihadiri para tokoh pemimpin politik dan masyarakat Palestina.

Jamal menyatakan bahwa lulusan penghafal al Qur’an adalah hadiah buat bangsa Palestina, buat Gaza dan umat Islam bersamaan dengan datangnya hari raya idul fitri. Mereka yang menjaga umat dari para penjahat dan orang-orang yang memblokadenya. Dia menegaskan bahwa mereka ini adalah bukti keberhasilan akal penduduk Jalur Gaza dan hari mereka, sekaligus menegaskan kegagalan mereka yang memblokade Jalur Gaza meskipun mereka menghalangi warga untuk mendapatkan kebutuhan hidupnya.

Dia melanjutkan, “Gaza menunggu dengan mata mereka (penghafal al Qur’an) menuju pembebasan masjid al Aqsha. Mereka adalah jembatan yang membentang menuju al Aqsha. Mereka yang akan membebaskan masjid al Aqsha dengan izin Allah.”

Jamal menyatakan bahwa jumlah penghafal al Qur’an mencapai lebih 15 ribu hafidz dan hafidzah, belum lagi lulusan dari perkemahan al Qur’an yang diselenggarakan yayasan Syabat Muslimat dan perkemahan Syama. Dia menyatakan bahwa tahun lalu Gaza meluluskan 5 ribu penghafal al Qur’an.

Jamal juga menyebutkan ada lebih dari 280 hafidz (hafal al Qur’an) di dalam penjara Israel, 50 di antaranya menyelesaikan hafalan di dalam penjara Nafha dan Nagev. (seto/pip)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (24 orang menilai, rata-rata: 9,83 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 12 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »