Pemimpin Baru Timur Tengah

13/4/2009 | 18 Rabiuts Tsani 1430 H | Hits: 1.509
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

Khaled Meshaal

Khaled Meshaal

dakwatuna.com – Sebagian orang beranggapan bahwa penguasa dunia saat ini adalah sekelompok elit yang berada di pucuk pimpinan negera-negara besar. Di mana pengaruh mereka merasuk dan menentukan Negara-negara lainnya melampaui batas-batas geografis.  Sampai pada tingkat politik, mereka mendikte syarat-syarat tertentu dan atas nama reformasi. Meski reformasi itu tidak sesuai dengan watak budaya, identitas, warisan, dan peradaban negera-negara tersebut.

Ini mendorong kita untuk menyampaikan pertanyaan, siapa yang bertanggungjawab sehingga negara-negara besar itu menerapkan politik-politik pemaksaan dan dikte yang bernuansa permusuhan?

Gerakan Perlawanan Islam, Harakah Muqawwamah Islamiyyah (Hamas), telah memberikan warna lebih jelas dan besar dalam sejarah Timur Tengah modern. Ketika membicarakan Timur Tengah hari ini, tidak mungkin kita lupakan nama gerakan Hamas dan Jalur Gaza.

Dunia sekarang dengan negara-negara besar dan kecilnya, semuanya disibukkan dengan satu hal, yakni gerakan perlawanan Islam Hamas. Mereka sibuk bagaimana caranya membujuk Hamas dan membuat gerakan ini puas atau bertekuk lutut.

Gerakan Hamas hari ini telah menjadi perhitungan semua Negara-negara dunia yang ingin memiliki peran dalam penyelesaian konflik Arab Israel baik dengan mendukung Israel atau dengan melakukan konspirasi atas Palestina. Tak ada seorang pun yang melakukan manuver politik di Timteng tanpa melirik sikap Hamas. Bahkan pihak otoritas Palestina yang menjadi budak Israel, Amerika, dan Negara Barat sekarang dikesampingankan. Semuanya kini focus kepada PM Ismael Haniya dan pemerintahannya yang mampu menghadang bom dan rudal Israel serta blockade.

Hamas berhasil dalam hal itu, selain karena kegigihan dan ketegarannya dalam bidang militer, juga berkat kejujurannya kepada rakyat ketika mereka memerintah.

Seruan-seruan Barat untuk dialog dengan Hamas adalah bukti itu semua.

Gerakan ini juga memiliki tempat dan posisi penting sehingga Kepala Badan Intelijen Mesir, Umar Sulaiman tidak lagi berani berkacak pinggang di hadapan Khalid Misy’al dan mengancamnya bahwa Hamas akan membayar mahal sikap tegar dan penentangannya -terhadap penjajahan- selama ini.

Bahkan Umar Sulaiman harus belajar berbicara dengan penuh penghormatan di depan “pemimpin umat” dan orang-orang mulia selainnya.  (Ip/ut)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (9 orang menilai, rata-rata: 8,44 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 12 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • ali mansyur mengatakan:

    Allahu Akbar
    Semoga Allah menurunkan para malaikat untuk membantu mujahid HAMAS.
    Allahu Akbar !!!
    Semoga ruh para mujahid meniupkan angin jihad pada kita semua. Amin

  • yunus mengatakan:

    setiap tetes air mata dan do’a orang Islam untuk hamas serta para mujahid pejuangan kejujuran pasti Allah dengar dan kabulkan amiin.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »