
Marwa, Korban Islamophobia di Jerman (Rep.)
dakwatuna.com – Jerman, Islamophobia kembali terjadi, kali ini peritiwanya di Dresden, Jerman, dan menelan korban, Marwa muslimah asal Mesir ditikam di pengadilan hingga tewas. Peristiwa ini tentu membuat umat Islam di dunia marah.
Marwa adalah seorang apoteker dan suaminya adalah mahasiswa program doktor di Dresden. Pada Agustus 2008 saat sedang bermain dengan putranya di taman bermain, Marwa dimaki-maki oleh Alexander W (28) sebagai pelacur dan teroris.
Tidak terima dihina, Marwa dan suaminya menuntut Alexander di pengadilan. Dalam persidangan 1 Juli 2009, Alexander mendadak kalap dan tiba-tiba mengeluarkan pisau. Marwa ditikam 18 kali, suaminya juga ikut ditikam. Polisi yang datang ke lokasi malah menembak kaki suami Marwa.
Marwa tewas walaupun nyawa suaminya tertolong. Kejadian ini semakin tragis karena Marwa tewas dalam keadaan tengah mengandung 3 bulan. Peristiwa ini menyulut protes dari warga Muslim Jerman dan di Mesir, terkait lambatnya reaksi pemerintah dan media atas tragedi ini. (dtk)
Apa bedanya jika disuatu T4 atau wilayahnya Muslim Minoritas dgn Muslim Mayoritas..
Bedanya kalau umat Muslim Mayoritas di suatu wilayah maka penduduk lain selain Muslim akan aman, beda dgn jika di suatu wilayah umat Muslimnya Minoritas,maka Umat Muslim akan tertindas.
Betul mas, Islam memang Rahmatan Lil ‘alamin.(menjadi ketentraman bagi yang lain ). berbeda dengan agama2 samawi lainnya yang justru kebalikannya
segalah ampun hanya kepada mu yaa ALLAH.SWT.
kepada mu lah kami memohon pertolongan…
hamba tidak mengenal orang itu…
yang pasti ia saudara…
yaa Maha dari segala maha, hamba memohon kepada mu, mulai detik ini, 1 jiwa engkau panggil maka lahirkanlah 1 juta jiwa insan pembelah mu.
wahai saudara ku.. itulah yang di tanggung dalam dakwa dan hidup di bumi belahan khafir.
segala ini milik mu wahai sang maha dari segala maha, maka semuah akan kembali kepada mu.
Akanlah tumbuh penggantimu lebih banyak lagi, Amin yarobbal alamin,
Ujian itu akan terus datang kepada ummat Islam,tapi yakinlah surga Allah senantiasa menanti kita yang sabar atas setiap ujian itu
Kita tdk bisa berdiam diri saja, minimal kita menyebarkan berita ini ke lingkungan terdekat kita, dalam rangka membuka mata orang lain, bahwa Islam rahmatan lil ‘alamin (bahkan hanya). Semangat ukhuwah islamiyah harus kita gelorakan dari sekarang, agar tidak ada Marwa-Marwa selanjutnya.
Subhanallah … berita ini kayaknya sengaja ditutup-tutupi sehingga di Indonesia pun tak terdengar sama sekali, termasuk sya sendiri baru tahu dari dakwatuna. Padahal kejadiannya sudah hampir setahun yang lalu. Yaa Allah tolonglah kaum muslimin dimanapun mereka berada.
Ternyata, jika kita sebagai muslim bertempat tinggal di negeri kafir haruslah tetap waspada dan hati-hati, karena biar terlihat aman di negeri kafir ternyata mereka mempunyai kebencian yang luar biasa terhadap Islam.
Masya ALLAH sungguh terkutuk orang2 jerman yang telah membunuh Marwa dan mencoba membunuh suaminya…
Assalamu ‘alaikum wr wb
Semoga Almarhumah MARWA meninggal sebagai Syahidah dan ditempatkan di Surga-NYA serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan oleh Alloh SWT Amien.Mari kita tingkatkan dakwah Islam untuk menegakkan Agama Alloh di muka bumi sehingga menjadi Rohmatan lil ‘alamin
Wassalamu ‘alaikum wr wb
Mau bilang gila…tapi takut menghujat.. udah sakit jiwa rupanya dunia..Baru hari ini berfikir untuk sandwich ke jerman yang katanya have goog tolerance about religion. In the fact?? they be crazy again in the country which is has high technology and intelegence but has worse attitude!!and has empty hearth..
Pengorbanan akan terus mengharumkan Islam bukan malah menyurutkan…Islam terjaga hingga hari akhir karena pengorbanan harta dan jiwa para mujahid-mujahidah.