MUI: Dai Tidak Perlu Dicurigai

22/8/2009 | 01 Ramadhan 1430 H | Hits: 352
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Padang. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Barat bidang dakwah, Duski Samad, mengatakan, para dai yang menyampaikan ceramah Ramadhan tidak harus dicurigai polisi.

“Tidak perlu dicurigai. Umat sudah cerdas, ia tahu mana yang provokasi dan dakwah,” tegas Duski, di Padang, Sabtu.

Ulama kondang Sumbar itu mengatakan, tidak ada dai yang menjadi teroris.

“Dakwah sesat hanya dilakukan orang sesat pula,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia minta kepada Polri untuk tidak pukul rata.

Menyangkut keamanan Sumbar, dia mengatakan Sumbar aman dari teroris.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna mengatakan, polisi akan mengawasi aktivitas dakwah di berbagai tempat ibadah dan sejumlah lokasi lain yang dijadikan tempat berdakwah.

“Namun polisi bukan membatasi dakwah dan ceramah,” katanya, di Jakarta, Jumat (21/8).

Polri mengharapkan tidak ada kegiatan dakwah yang bersifat provokatif selama bulan Ramadhan. Apabila ditemui, maka polisi akan bertindak tegas.

Terkait itu, kepolisian akan memantau kegiatan dakwah di berbagai tempat, dengan menyamar sebagai jamaah yang mendengarkan dakwah. (ant)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (6 orang menilai, rata-rata: 9,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 1 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • wadiyo mengatakan:

    Assalamu ‘alaikum wr wb

    Jazzakumullohu khoiron katsiro atas artikelnya Insya Alloh menambah wawasan umat.Betul sekali pak Duski Samad, dari pada hanya mengawasi da’i lebih baik bapak-bapak di jajaran kepolisian dan aparat keamanan yang beragama Islam ikut berdakwah menjadi da’i ,dakwah bukan hanya kewajiban ulama tetapi juga kewajiban bapak-bapak di kepolisian dan aparat keamanan lainya.Semoga Alloh SWT membimbing bapak -bapak serta dijauhkan dari tindakan yang tidak diridloi Alloh SWT…

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »