Lindungi Al-Quds dan Al-Aqsha

26/2/2009 | 29 Shafar 1430 H | Hits: 1.160
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

Masjidil Aqsha di Al Quds

dakwatuna.com – Gaza, Salah satu juru bicara Hamas, Fauzi Barhoum menegasakan bahwa penjajah Israel melanjutkan rencana-rencananya untuk meghancurkan hak-hak rakyat Palestina, merampas tanah, harta benda mereka, mencaplok kota Al-Quds dan menghancurkan rambu-rambu, peninggalan dan fitur-fitur Islam. Israel menggunakan semua cara untuk yahudiasai kota suci ini dan mengusir warga aslinya dari sana.

Rencana mereka dilakukan dengan dengan menguasai tanah, mendirikan permukiman, menghancurkan sebagian pagar Al-Aqsha, menggali di bawahnya, dan kemudian belakangan mereka menghancurkan 88 rumah warga Palestina di kampong Salawan Timur pagar perbatasan kota lama Al-Quds. Sebanyak 5000 warga Al-Quds diusir paksa. Mereka kemudian membangun terowongan di Kota Lama untuk membuat link antara pemukiman dengan lainnya.

Dia menekankan bahwa bahaya yang dihadapi Kota Suci Al-Aqsha dan dan Masjid Al Aqsa sudah dan terus berjalan sebab Israel secara intensif melakukan yahudisasi secara terang-terangan dan terencana.

Dia menegaskan bahwa sudah lama dunia melihat apa yang terjadi di Al-Quds dan Al-Aqsha. Sementara Palestina hanya sendirian membela wilayah dan tempat suci mereka. Pembangunan permukiman terus berlanjut di Al-Quds. Tujuannya adalah mengubah peta demografi yang bisa menjamin yahudisasi dan menyita hak Arab dan Islam di sana. Pengusiran warga seperti di kota, Syaikh Jarrah dan lain-lain adalah salah satu contohnya.

Barhoum memberikan apresiasi dan dukungan kepada penduduk Al-Quds yang sabar dan tegar dalam menghadapi arogansi Israel ini, kepada penduduk Palestina di wilayah jajahan tahun 1948 yang tercecer di mana-mana. Ia menyerukan agar rakyat Palestina untuk segan-segan berkorban, berjihad, dan melawan demi membela tempat isra Nabi mereka betapapun pengorbanan itu.

Ia menyerukan kepada semua unsur perlawanan untuk bersatu melawan Israel. Barhoum menilai bahwa perundingan dan negosiasi dengan Israel oleh pemerintah otoritas Palestina hanya akan memberikan legalitas kepada mereka untuk melanjutkan segala kejahatan Israel. Karenanya, ia meminta agar otoritas Palestina mengambil sikap tegas dengan menghentikan semua perundingan dan koordinasi dengan Israel sebagai bentuk pembelaan terhadap Al-Quds dan Al-Aqsha.

Ia menyerukan kepada bangsa Arab dan dunia Islam, OKI, ulama Islam, Liga Arab untuk segera bergerak menyelamatkan kota Al-Quds dan masjid Al-Aqsha, mendukung ketegaran perlawanan Palestina dalam menghadapi yahudisasi Israel, menghentikan segala kejahatan Israel terhadap kota suci Al-Quds, dan mereka harus bertanggungjawab dalam hal ini. Sebab Al-Quds bukan milik Palestina saja namun milik semua bangsa Arab dan umat Islam. (it/ip/ut)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (8 orang menilai, rata-rata: 9,63 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 7 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • LQ mengatakan:

    bangsa ARAB (hai kaum muslimin) demi Allah swt pertahankan sejarah islam.

  • iin mengatakan:

    Yaa Alloh, persatukanlah umat muslim di seluruh dunia untuk menegakkan kalimat-Mu, selamatkanlah dan bebaskanlah Palestina dari tangan-tangan kaum durjana

  • nurwaluyo mengatakan:

    asslkm
    buat ikhwan/akhwat semua kewajiban kita menegakkan agama islam .selain doa infaq wajib bagi kita untuk menyampaikan kejadian sebenarnya di al quds kpd anak cucu kita.jangan sampai mereka mengira kubah kuning itu al aqso.perang yahudi dimanapun mereka.yahudi tulen ataupun yang berakhlak yahudi
    Allahu Akbar
    wasslm

  • nurdin mengatakan:

    assalamialaikum wrwb.
    buat ikhwan dan akhwat di manapun berada..sesunggunya apa yang di hadapi saudara2 kita di palestina sana sangat sulit dan rumit,tetapi jgn berkecil hati tetap kobarkan semangat jihad dgn segala kemampuan yg ada,insya ALLAH apabila ada kesempatan kita berjuang ber sama2 sampai Allah memutuskan yg terbaik bagi kita apakah bebasnya AL-QUDS ato syahid….apapun hasilnya tidak ada kerugian sedikitpun bagi kita ( Dgn bebasnya AL-QUDS berarti kembalinya ke muliaan dan kehormatan umat islam ataupun Syahid maka insya ALLAH kta akan bertemu dgn junjungan kita yang mulia muhammad rosululloh,para shahabat dan pendahulu kita dalam meninggikan kalimatillah,sehingga kita dapat menegakan kepala di hadapan beliau2 karena telah menunaikan kewjaiban untuk meneruskan perjuangan meninggikan kalimatillah ) HIDUP MULIA atau MATI SYAHID.

  • ary mengatakan:

    israel itu zionis berdaging celeng

  • hamba mu mengatakan:

    assalamualaikum wr.wb.
    mari kita bersama wahai kaum muslimin seluruh dunia selamatkan mesjid Al-Alqsha dari tangan-tangan kaum zionis israel.

  • abdulah mengatakan:

    allahu akbar allahu akbar.
    wahai saudaraku mujahidin/dah keep hamasah do’a do’a kami akn sll menyertai perjuangan kalian.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »