Launching Kampanye Hari Al-Quds Sedunia Ketujuh di Internet Dimulai

10/9/2009 | 19 Ramadhan 1430 H | Hits: 320
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
Al-Quds International Day on the Internet, 17 Ramadan

Al-Quds International Day on the Internet, 17 Ramadan

dakwatuna.com – Tepi Barat. Hari Senin kemarin (8/9) adalah hari pertama kampanye Al-Quds Internasional ketujuh di dunia maya selama tiga hari berturut-turut, dibawah tema “Kampanye Warga untuk menggelorakan perayaan al-Quds sebagai ibu kota budaya bersamaan launching situs hari Al-Quds Dunia, diikuti sejumlah situs, yayasan, badan dan lembaga yang bekerja untuk Al-Quds.

Ikut dalam kampanye ini sejumlah tokoh internasional dari kalangan cendikiawan dan ulama, seperti, DR. Yusuf Al-Qordhowi (Ketua Asosiasi Ulama Dunia), DR. Muhammad Akram Al-Adlauni (Sekjen Institution Al-Quds Internasional), DR. Isyhaq Farhan (Ketua Acara Al-Quds ibu kota budaya 2009) dan gabungan kelompok seni Al-Quds.

Selain itu, ikut dalam acara ini Shubhi Shalih, anggota fraksi parlemen Ikhwanul muslimin di DPR, DR. Muhsin Shalih, Ketua Pusat Kajian Consultasi Al-Zaitun, praktisi media Yasir Ali, pimred Majalah Al-Quds, Hisyam Ya’kub (direktur Penerangan dan Informasi Al-Quds Institution internasional), Ziyad Hasan (Direktur Eksekutif Al-Quds Intitution), DR. Maryam Shaleh (mantan menteri urusan perempuan dan anggota parlemen Palestina) serta Ali Huwaidi (ketua organisasi Tsabit Untuk Hak Kembali).

Menurut sejumlah peserta, dari sisi pelaksanaaan kegiatan ini tidak ada bedanya dengan tahun kemarin. Namun yang menjadi titik tekan pada tahun ini adalah, adanya gelombang yahudisasi Zionis yang semakin meningkat untuk menghabisi identitas Al-Quds di tengah sikap diam dunia.

Situs Al-Quds internasional mengajak para pemuda untuk bergabung dalam gerakan ini dengan menaruh salah satu iklan kampanye dalam blog pribadi dan mengajak yang lainya untuk ikut dalam acara tersebut dengan menyertakan satu paragraph atau pamphlet kegiatan, agar kampanye al-Quds di internet makin meningkat.

Ikut juga dalam program ini, Asosiasi Perhimpunan, Asosiasi Basmallah Insyadiyah dan Radio Al-Fajri Libanon, diikuti sejumlah yayasan dan lembaga serta situs ataupun blog Al-Quds.

Launching Hari Al-Quds pertama kalinya pada tahun 2001, yang disambut masyarakat internasional secara gegap gempita, tahun demi tahun, terutama setalah ikutnya sejumla tokoh terkenal. (asy/pip)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (10 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 2 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • acu saepudin mengatakan:

    smoga Allah swt slalu melindungi orang-orang yang berjuang di jalannya……………amin…………..

  • vivin muhadi mengatakan:

    Sebagai bentuk partisipasi saya dalam mempertahankan Al-Quds, saya telah menulis sebuah novel dengan judul ” Seberkas Cahaya Di Palestina”. Alahmdulillah novel tersebut saat ini sudah tersedia di TB Gramedia Pondok Indah dan Bekasi, walaupun jumlahnya sangat terbatas.Namun karena tujuannya dasarnya memang untuk dakwah novel tersebut dapat dibaca melalui blog diatas atau melalui http://’www.viensmuhadisbooks.wordpress.com
    Semoga bermanfaat.
    Wass.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »