KH Noor: Selamatkan Wajah Depag Lewat Ibadah Haji

8/11/2009 | 20 Zulqaedah 1430 H
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Jakarta. Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP, Dr KH Noor Iskandar SQ, meminta Menteri Agama Suryadharma Ali agar menyelamatkan nama baik institusi Departemen Agama dan tidak mengecewakan jamaah haji yang sedang melaksanakan ibadah haji tahun ini.

“Setidaknya jangan sampai mencoreng wajah Depag dalam program 100 hari Departemen Agama. Pelaksanaan ibadah haji mesti dijaga dan dikontrol betul,” katanya usai istigasah mendoakan Program 100 hari Menteri Agama yang dihadiri Menag Suryadharma Ali di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Minggu.

Kiai Noor mngakui Suryadharma sebagai menteri agama yang baru memang tak bisa dimintai tanggung jawab secara langsung soal hal-hal teknis pelaksanaan ibadah haji karena ini merupakan kebijakan dari menteri agama yang lama.

“Soal teknis kontrak pemondokan jamaah haji, katering dan transportasi itu sudah diputuskan oleh menteri yang lama. Jadi Surya sendiri belum punya kebijakan apa-apa,” tambahnya.

Yang penting, kata Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah ini, pelaksanaannya jangan sampai amburadul dan seminimal mungkin menekan berbagai permasalahan yang timbul di lapangan.

“Yang penting sekarang itu jamaah haji bisa nyaman dan tenang dalam melaksanakan ibadah, tekan seminimal mungkin kejadian-kejadian besar,” katanya.

Selain soal pelaksanaan ibadah haji, lanjut Ulama NU ini, program 100 hari Departemen Agama adalah bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan agama. Karena ini dampaknya terhadap kekuatan moral sangat luar biasa untuk anak-anak bangsa.

“Konflik KPK-Polri bukti rusaknya moral anak-anak bangsa, khususnya para penegak hukum,” katanya.

Ditanya soal berlarut-larutnya konflik KPK-Polri, Kiai Noor mengaku tak mau ikut campur tangan karena hal itu sudah ditangani Tim Delapan yang dibentuk Presiden.

“Lho, kan sudah ada Tim Delapan, ya biarkan dia bekerja sesuai dengan kewenangan yang diberikan Presiden. Kita tunggu saja. Kita tak usah ikut campur,” katanya.

Yang jelas, lanjut Kiai Noor, tugasnya sebagai majelis syariah adalah memberikan arahan kepada partai agar tetap memegang syariat Islam dan tidak keluar dari garis itu.

“Kalau partai mulai ke luar dari syariat Islam, itu tugas saya untuk mengingatkan kembali ke jalur syariat Islam,” ucapnya.

Menyinggung adanya rumor kedatangan Suryadharma dalam rangka konsultasi soal angket Bank Century, Kiai Noor membantahnya. “Tidak ada, tidak ada itu. Surya ke sini itu kan karena dia sebagai santri, ya wajarlah dia ke sini,” katanya.

Dikatakannya, pihaknya meminta anggota Dewan agar tak mengecewakan rakyat soal penanganan kasus Bank Century. “Rakyat jangan dibohongi terus, PPP harus memegang amanah untuk kasus ini,” katanya. (ant)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (4 orang menilai, rata-rata: 3,75 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Kirim komentar Anda.



Naskah Terkait Sebelumnya:


Pembaca Naskah Ini, Juga Membaca:

Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »