Kekerasan Israel Terhadap Perempuan Gaza

25/11/2009 | 07 Zulhijjah 1430 H | Hits: 877
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

Images_news_2009_nov_25_nisai_300_0dakwatuna.com – Gaza. Pusat Informasi dan Media Perempuan Palestina di Jalur Gaza menegaskan, perempuan Palestina mengalami kejahatan sangat brutal oleh Israel dalam agresi terakhir di Jalur Gaza yang menelan korban 1500 korban syahid, kebanyakan adalah perempuan dan anak-anak dan menghancurkan 22 rumah dan 95 ribu warga terlunta-lunta, kebanyakan perempuan dan anak-anak.

Pusat Studi menambahkan, dalam penyataan pers yang disampaikan kepada Infopalestina kemarin Selasa (24/11), blockade Israel terhadap Jalur Gaza sejak 24 bulan lalu semakin menambah kondisi buruk perempuan Palestina. “Terputusnya aliran listrik, kekurangan bahan bakar telah menyebabkan kehidupan perempuan kepada kehidupan masa lampau dalam menunaikan pekerjaan rumah tangga. Sehingga hal itu menyebabkan kebanyakan mereka mengalami penderitaan kesehatan,” tegas studi perempuan.

Pusat Studi menegaskan, Israel telah menjadikan warga Gaza secara umum dan perempuan secara khusus – sebagaimana laporan resmi internasional – sebagai manusia paling miskin di dunia karena mereka dilarang bepergian keluar dari Jalur Gaza, menutup perlintasan serta pengurangan bahan-bahan pokok, sehingga kondisi ekonomi di Jalur Gaza hancur.

Dalam konteks yang sama, PBB mengeluarkan laporan bahwa 8 dari 10 keluarga Palestina hidup di bawah garis kemiskinan di Jalur Gaza. Prosentase kemiskinan melebihi 30 % dari pada di Tepi Barat. Imbas kemiskinan itu terkena wanita Gaza berupa pengangguran, tidak adanya peluang pendidikan, layanan kesehatan yang memadai dan 80 % warga di Jalur Gaza bergantung kepada bantuan. (bn-bsyr/pip)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (14 orang menilai, rata-rata: 8,29 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 14 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »