Intifadhah Jalan Kemenangan

9/12/2009 | 21 Zulhijjah 1430 H | Hits: 416
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

logo-hamasdakwatuna.com – Gaza, Jubir Hamas, Abdullah Lathif Qanu’ menegaskan, Intifadhah rakyat Palestina I dan II telah membuktikan bahwa pilihan jihad, perlawanan, pengorbanan dan ketegaran mempertahankan hak adalah pilihan rakyat yang strategis. Gerakan Hamas menilai bahwa Intifadhah tahun 1987 mampu menjatuhkan politik “mematahkan tulang” yang ditempuh oleh Rabbin dan Shamir.

Dalam salinan pernyataan persnya yang diterima oleh Infopalestina Selasa (9/12) Qanu’ menegaskan, Intifadhah rakyat Palestina I dan II telah membuktikan bahwa pilihan jihad, perlawanan, pengorbanan dan ketegaran mempertahankan hak adalah pilihan rakyat yang strategis yang mampu mengembalikan hak-hak rakyat Palestina dan membuktikan kegagalan jalan perundingan dengan Israel.

Intifadhah telah membuktikan kegagalan politik Israel yang terwujud dalam membunuh, mengusir, memblokade dan mengusir rakyat Palestina.

“Rakyat Palestina hari ini memperingati Intifadhah dan akan memperingati kelahiran Hamas beberapa hari lagi sebagai penegasan bahwa Hamas dilahirkan untuk memimpin Intifadhah dan menjaga pilihan jihad dan perlawanan demi menjaga prinsip dan hak-hak dasar Palestina demi membebaskan semua tanah Palestina dari laut hingga sungai.” Tegasnya.

Jubir Hamas ini memberikan apresiasi kepada ketegaran rakyat Palestina dan jihad mereka serta perlawanannya terhadap Israel. juga terhadap kesabaran mereka dalam menghadapi politik dzalim Israel berupa blokade dan kejahatan lainnya terutama sejak dua dekade terakhir. Hamas tetap akan menempuh jihad dan perlawanan sehingga tetap akan menjadi duri di dalam tenggorokan penjajah Israel dan para konspirator untuk menghapus Palestina dan hak-haknya yang legal, pungkas Qanu’. (bn-bsyr/ip)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (14 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 4 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »