Ibunda Menpera Meninggal Dunia

15/10/2009 | 25 Syawal 1430 H | Hits: 316
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Magelang. Ny Siti Tarwiyah ibunda Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Kabinet Indonesia Bersatu M Yusuf Asy`ari, Kamis, meninggal dunia dalam usia 95 tahun.

Alamarhumah disemayamkan di rumah duka di Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Menurut anak bungsu almarhumah, Muntasir, Ny. Siti Tarwiyah meninggal sekitar pukul 15.05 WIB di di Rumah Sakit (RS) Lestari Raharjo Magelang akibat sakit stroke yang telah lama dideritanya.

Ia mengatakan, almarhumah masuk RS pada Selasa (13/10) siang dalam kondisi tidak sadar sehingga langsung masuk ruang intensive care unit (ICU).

Empat tahun terakhir, katanya, almarhumah sudah keluar masuk RS akibat penyakit stroke tersebut. Untuk yang terakhir ini masuk RS Lestari Raharjo yang kelima kalinya.

Ia menyebutkan, almarhumah mempunyai lima orang anak dan Pak Yusuf (Menpera) merupakan anak kedua. Almarhumah mempunyai 10 orang cucu dan tujuh orang cicit.

Menurut dia, Pak Yusuf telah tiba di rumah duka, kebetulan sedang ada acara di Solo dan sekitar pukul 12.00 WIB sudah dikabari bahwa kondisi almarhumah kritis.

Ratusan pelayat terlihat berdatangan di rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa. Jenazah dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Pabelan sekitar pukul 18.30 WIB.

Sebelum diberangkatkan ke tempat pemakaman, almarhumah disemayamkan di Masjid Ihsanul Fikri yang tidak jauh dari rumah duka untuk disalatkan.

“Almarhumah langsung kita makamkan pada hari ini karena seluruh keluarga, terutama anak almarhumah telah berkumpul semua dan kebetulan Jumat (16/10) besuk Pak Yusuf harus kembali ke Jakarta karena harus menghadiri rapat dengan Presiden Yudhoyono,” katanya. (ant)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (3 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »