Europe Campaign: Tembok Baja Peruncing Kebencian

22/12/2009 | 05 Muharram 1431 H | Hits: 527
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Brussels, Europe Campaign untuk Pembebasan Blokade Gaza mengecam apa yang diberitakan media bahwa pihak berwenang Mesir mulai membangun tembok baja di sepanjang perbatasan Mesir dengan Jalur Gaza; dengan dalih untuk menghentikan penggalian terowongan yang diduga digunakan untuk mengangkut barang-barang kebutuhan orang-orang Palestina yang diblokade.

Europe Campaign dalam pernyataan pers pada hari Senin (21/12) mengatakan, “Pembangunan tembok ini akan memperketat blokade dan pembatasan terhadap orang-orang Palestina, yang menciptakan sebuah metode terowongan setelah pengetatan blokade sebagai langkah mereka untuk memperpanjag hidup di tengah-tengah berlanjutnya penutupan gerbang-gerbang penyeberangan.”

Menurutnya, “Tembok baja” yang akan dibangun Mesir dengan kedalaman antara dua puluh hingga tiga puluh meter, seperti yang dilaporkan oleh media, ini akan “memperdalam kebencian di antara bangsa-bangsa.” Dan pendirian tembok tanpa menciptakan jalan keluar yang konkrit bagi krisis blokade yang mencekik justru akan menyebabkan terjadinya tragedi bagi warga di Jalur Gaza yang diblokade.”

Europe Campaign mendesak Presiden Mesir Mohamed Hosni Mubarak, pemerintah Mesir dan otoritas yang ada di bawahnya, agar segera mengambil keputusan yang layak dengan tanggung jawab pihak Mesir serta komitmen kemanusiaan dan moralnya terhadap Jalur Gaza, untuk membebaskan blokade yang diberlakukan terhadap Jalur Gaza dengan membuka penyeberangan Rafah dan membatalkan ide membangun sebuah “tembok baja” di perbatasan dengan Jalur Gaza.

Menurutnya, “Tragedi blokade yang mencekik satu setengah juta manusia di Jalur Gaza; memerlukan intervensi langsung dari pihak Mesir, yang secara praktis dapat mengakhiri penderitaan ini hanya dengan membuka penyeberangan Rafah dan membiarkan kebutuhan kemanusian, medis, makanan dan pasokan bahan bakar masuk Jalur Gaza yang diblokade. Hal ini dengan sendirinya akan meniadakan kebutuhan untuk menggali terowongan (di perbatasan Mesir – Palestina).” (seto/ip)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (8 orang menilai, rata-rata: 9,25 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 6 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »