Navigasi: Home > Suplemen > Editorial > Bulan Rajab Kembali Menyapa
Ulis Tofa, Lc

Bulan Rajab Kembali Menyapa

25/6/2009 | 02 Rajab 1430 H | Hits: 5.553

Kirim Print

matahari-terbenamdakwatuna.com - Tidak terasa kita sudah memasuki bulan Rajab, hari ini, tanggal 2 Rajab, bulan dari empat bulan qomariah yang dimuliakan Allah swt. selain bulan Dzul-Qa’dah, Dzul-Hijjah dan Muharram.

Dinamakan bulan haram karena setiap ibadah dan ketaatan yang dilakukan pada bulan ini dilipatgandakan kebaikan dan pahalanya, sehingga mulia disisi Allah swt. Dinamakan bulan haram juga karena di bulan ini haram hukumnya menumpahkan darah, berperang, dan melakukan kejahatan lainnya, sehingga kejahatan itu dilipatgandakan siksanya dan karenanya Allah swt. murka.

Allah swt. berfirman: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (At-Taubah: 36)

Firman Allah swt. ini cukuplah menjadi dasar keutamaan bulan Rajab. Selain juga Sabda Rasulullah saw. yang mengisyaratkan penyambutan dini beliau terhadap tamu agung, bulan suci Ramadhan.

Dalam untaian doa, beliau mengajarkan, “Allahumma baariklanaa fii rajaba wasya’bana waballighnaa ramadhana. Yaa Allah berkahi kami dalam bulan Rajab dan Sya’ban, dan panjangkan umur kami untuk berjumpa bulan Ramadhan.”

Artikel tentang bulan Rajab, Sya’ban dan Ramadhan di situs kita tercinta ini sudah terlalu banyak, silahkan para pembaca membuka lagi, untuk mencerahkan keilmuan kita, sebagai persiapan menyambut  kedatangan tamu agung, bulan Ramadhan. Allahu a’lam.



Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (40 orang menilai, rata-rata: 9,38 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Sambut Ramadhan dengan pemahaman yang utuh, hati yang bersih, dan fisik yang sehat.
Simak kajian khusus Ramadhan, klik di sini.

Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.

Ada 13 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • KIDAM mengatakan:

    Mudah-mudahan Allah memberikan keberkahan pada kita dengan memberi umur panjang dan bermanfaat sehingga kita bisa menjalankan perintah2Nya sepanjang hayat. syukron katsiron ustadz atas peringatan dan nasihatnya jazakumullah. amin

  • Jumadi S.A. mengatakan:

    ‘Afwan, ada Muslim yg menuliskan bahwa saat masuk rajab kita tdk dibenarkan berdo’a Allohumma fi rajaba…dst. Riwayat Imam ahmad karena dhoif vesri mereka. Padahal selama ini, ana selalu berdo’a itu saat bulan awal Rajab menyapa di langit.
    Namun saat membaca tulisan yang menyatakan hadits itu lemah, ana jadi ingin tahu jawabannya.
    Jazakalloh khoiyr.
    0852 1903 6775

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »

Switch to our mobile site