Bekas Lokalisasi di Pekanbaru Dijadikan Pusat Kegiatan Islam

16/12/2009 | 28 Zulhijjah 1430 H | Hits: 223
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Pekanbaru. Bekas lahan lokalisasi Teleju di Pekanbaru, bakal dijadikan kawasan pusat kegiatan Islam, kata Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Dorman Johan di Pekanbaru, Jumat.

“Kawasan Teleju yang berada di Kecamatan Tenayanraya ini akan dijadikan kawasan Islamic Center, seperti yang diusulkan oleh anggota DPRD Kota Pekanbaru,” ungkap Dorman.

Ia menjelaskan, ada beberapa alternatif lain yang bisa dikembangkan pada lahan Teleju selain dijadikan Islamic Center. Kawasan ini bisa juga dijadikan sebagai pusat cagar budaya Melayu, pusat pendidikan dan pasar tradisional.

Selanjutnya juga bisa dijadikan sebagai sarana olahraga, ataupun dijadikan sebagai ruang terbuka hijau.

Untuk pembebasan lahan tersebut, katanya, telah disiapkan dana sebesar Rp7,5 miliar. Diantaranya sebagai ganti rugi yang diberikan Pemerintah Kota Pekanbaru kepada pemilik lahan dan bangunan, serta lahan tanaman (kebun) yang dimiliki warga setempat.

“Ganti rugi lahan permeternya telah disepakati dengan warga harga tertingginya Rp75 ribu dan terendah Rp50 ribu, tergantung pada posisi dan kondisi lahan tersebut berada”, kata Dorman.

Sedangkan untuk rencana pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru di lahan Teleju tersebut, pada anggaran tahun 2010 telah diusulkan pula dana sebesar Rp4,5 miliar.

“Warga yang berada di lokalisasi Teleju tersebut ada dua alternatif pilihan yang ditawarkan, bisa dipulangkan atau bagi PSK (pekerja seks komersial) yang mau dibina maka akan kita lakukan pembinaan dengan memberikan pelatihan keterampilan, dengan syarat berjanji untuk tidak menjadi PSK lagi”, jelas Dorman.

Sementara itu Wakil Wali Kota Pekanbaru Erizal Muluk mengatakan sejauh ini Pemerintah Kota Pekanbaru telah melakukan upaya pembinaan, bimbingan dan pelatihan kepada mantan PSK yang lokasinya telah ditutup pemerintah agar mereka dapat beralih profesi yang layak dalam usaha menghadapi kehidupan yang lebih baik.

Pemerintah Kota Pekanbaru telah bekerjasama dengan SMK Negeri 3 Pekanbaru dalam melakukan upaya-upaya pembinaan, bimbingan dan pelatihan-pelatihan kepada PSK yang ada di lokasi teleju.

“Antara lain pelatihan menjahit disertai bantuan modal usaha ekonomis produktif dan pelatihan salon kecantikan disertai bantuan modal usaha ekonomis produktif,” kata Erizal. (ant)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (1 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 1 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »