Al Qur’an Raksasa Segera Dipajang

17/11/2009 | 28 Zulqaedah 1430 H | Hits: 304
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Palembang. Penggagas Alquran raksasa, Sofwatillah Mozaib mengatakan, Alquran yang terbuat dari kayu tembesu ukuran panjang dua meter dan lebar 1,2 meter akan diresmikan pada 18 Desember 2009 (1 Muharam 1431 Hijriah).

“Kami merencanakan peresmian Al Quran raksasa tersebut pada 1 Muharram 1431 Hijriah oleh Menteri Agama RI dan dihadiri Ketua DPR RI,” katanya di Palembang, Jumat.

Menurut anggota DPR-RI utusan Sumsel itu, setelah diresmikan Alquran itu akan dipajang di Museum Al Akbar yang segera dipersiapkan pembangunannya.

Museum Al Akbar akan berada di tengah Kota Palembang untuk memudahkan pengunjung mendatanginya.

Ia mengatakan, museum Al Akbar tidah hanya memajang Al Quran raksasa, tetapi juga menjadi tempat menyimpan Al Quran bersejarah, baik dari segi usia maupun sejarah penggunanya.

“Mudah-mudahan dengan dibangunnya museum Al Quran tersebut umat muslim semakin mudah mengakses pengetahuan mereka dalam upaya mendalami Islam,” katanya.

Sofwatillah memaparkan, Alquran raksasa itu dibuat sejumlah ahli ukir, bekerjasama dengan ulama yang menguasai benar tulisan kitab suci itu.

Saat ini, Alquran tersebut masih dipajang di Masjid Agung Palembang untuk dikoreksi ahli dan warga Palembang yang memahami betul karya putra daerah Sumatra Selatan itu, tambahnya. (ant)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (2 orang menilai, rata-rata: 3,50 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 1 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • caknoors mengatakan:

    Apalah artinya kalau hanya memajang Al Quran raksasa dan menjadi tempat menyimpan Al Quran bersejarah, sementara pelaksanaan isi materi dari Al Qur’an itu sendiri tidak mendapatkan dukungan bahkan terkadang malah dicurigai

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »