Al-Qaradhawi Siap Kawal Film Nabi Muhammad saw.

2/11/2009 | 14 Zulqaedah 1430 H | Hits: 1.404
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

al-qaradhawi dan film Islamidakwatuna.com – Doha, Film internasional tentang sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW sedang dirilis oleh perusahaan media di Qatar. Rencana pembuatan film ini terkait dengan upaya baru untuk menghapus stereotip yang beredar luas tentang Islam di Barat.

“Film ini akan menyoroti kehidupan Nabi sejak sebelum lahir sampai wafat beliau,” ungkap Ahmad Abdullah Al-Mustafa, ketua Alnoor Holdings, Al-Jazeera TV, seperti dikutip Islamonline, Ahad (1/11).

Alnoor Holdings didirikan tahun ini untuk memanfaatkan peluang ekonomi dalam industri hiburan, berfokus pada produksi film internasional, produksi arab, dan animasi.

Pembuatan film yang akan menghabiskan biaya sekitar $150 juta atau sekitar Rp1,5 triliun ini rencananya akan dimulai pada tahun 2011. “Film itu diperkirakan akan memakan waktu antara 25 sampai 30 bulan,” ujar Abdullah.

Perusahaan tersebut telah mengeluarkan dana film internasional sebesar $200 juta untuk berinvestasi dalam proyek film di tengah pembiayaan ketat karena krisis keuangan.

Menurut Abdullah, pihak Alnoor masih melakukan pembahasan dengan pihak studio, agen pencari bakat dan distributor di AS dan Inggris, untuk memilih pemain film.

“Film ini akan dibintangi oleh seorang Muslim yang bisa berbahasa Inggris,” ungkap Abdullah. Namun, tambah dia, sesuai dengan aturan dalam Islam, wajah Nabi Muhammad tidak akan ditampilkan.

Film yang bertujuan untuk menjembatani Muslim dan non-Muslim ini akan diproduseri oleh Barrie M. Osborne, seorang produser eksekutif Amerika yang tekenal sebagai pemenang Oscar lewat filmnya “Lord of the Rings: The Return of the King”, di mana ia menerima Academy Award untuk Best Picture.

Pemimpin persatuan ulama dunia, Syekh Yusuf Al-Qaradhawi, juga telah bersedia untuk mengawasi konten film tersebut. “Kami telah sepakat dengan Syekh Qaradhawi untuk membentuk sebuah komite yang bertugas mengawasi script, pemotretan, dan produksi film,” kata Abdullah.

Syekh Qaradhawi, bahkan memuji rencana pembuatan film Nabi Muhammad itu. “Film ini bertujuan untuk melayani Islam,” kata Qaradhawi. iol/taq/RoL


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (35 orang menilai, rata-rata: 9,83 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 8 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »