dakwatuna.com – Doha. Pemimpin persatuan ulama dunia, DR. Yusuf Al-Qaradhawi menyampaikan selamat dan penghormatannya kepada ummat Islam dan Arab yang merespon seruannya untuk menjadikan hari Jum’at kemarin sebagai hari solidaritas kemarahan atas serbuan Zionis ke Al-Aqsha dan atas semua penodaannya yang terus menerus kepada masjid tersebut, termasuk melarang kaum muslimin memasukinya, sebagaimana terjadi di Masjid Al-Ibrahimi di Hebron.
Al-Qaradhawi mengungkapkan hal ini kepada Televisi Al-Jazeera dan program Syari’ah dan Kehidupan Ahad (25/10) kemarin. Ia menyampaikan kekecewaannya atas sikap ummat yang tidak merespon tuntutan demi melindungi Al-Aqsha. “Namun saya tahu, respon dari ummat cukup baik atas ajakan ini, dimulai dari Jakarta hingga Mauritania”.
Ia meminta ummat Islam melakukan perannya dan terus mengungkapkan kemarahannya atas sikap Zionis tersebut. Disamping itu, ia meminta bangsa Arab dan Islam untuk menggelar KTT Arab atau KTT Islam untuk menunjukan perannya yang diperlukan dalam menghadapi masalah Al-Quds dan Al-Aqsha. (asy/pip)
Ya ALLAH Tuhan kami berikan kekuatan kepada umat Islam dari kejahatan Israel bersama sekutunya, berikan jalan dan cara utk menghadapi mrk…
aku insyaallah bersamamu ustadz. terserah dg senior2ku yg cinta mati produk zionis
kalau bisa seluruh jamaah haji diberi bonus untuk berkunjung ke Al Quds dengan demikian zionis tahu seberapa besar kekuatan islam yang akan mereka hadapi bila mereka macam-macam atau berusaha mengklaim al Aqsa sbgi milik mereka. zionis berusaha mejdkan Al Aqsa seperti kabah bagi yahudi atau kristen….seperti zaman kelahiran Nabi…. semoga ALlah menurunkan burung ababil dengan senjatanya menyerang zionis….ALlahu Akbar…