500 Dolar bagi Pengantin Baru

3/8/2009 | 11 Sya'ban 1430 H | Hits: 883
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

pengantin massal gazadakwatuna.com – Gaza, Ibrahim Shalah, pimpinan Hamas dan ketua panitia resepsi pernikahan massal ke III di Jalur Gaza mengumumkan bahwa gerakannya memberikan kado sebesar 500 dolar untuk setiap pengantin laki-laki dan perempuan sebagai dukungan mereka dalam berumah tangga di tengah kondisi sulit rakyat Palestina.

Dalam sambutannya di resepsi pernikahan massal 900 pengantin di kamp pengungsi Jabalia pada hari Kamis (30/7), Shalah menegaskan, “betapa indahnya saat-saat ini yang dihiasi oleh seri wajah kegembiraan anak-anak Palestina. Betapa indahnya resepsi pernikahan nasional yang akbar ini dan mewujudkan kesatuan rakyat kami,”

“Kami gerakan Hamas di kamp pengungsi Jabalia ini menggelar resepsi pernikahan ini sebagai bukti kesetian kami kepada rakyat Palestina dan kepada wajah-wajah pengantin dan hadirin yang tegar menghadapi blockade kejam dan alat perang Israel.”

Sebelumnya pesta pernikahan massal pernah digelar di halaman sekolah Fakorah yang pernah menjadi ajang pembantaian Israel terhadap rakyat Palestina. Pesta itu ingin menyampaikan pesan kepada Israel bahwa rakyat Palestina tidak takut kepada pembunuhan dan penghancuran. Mereka akan tetap mewujudkan cita-cita mereka. kemudian di Gaza utara yang memberikan 500 syahid, kini menggelar pernikahan missal di kamp pengungsi Jabalia dengan 500 pasang pengantin.

Shalah menegaskan bahwa kader-kader Hamas akan memotong 5% dari gaji bersih mereka untuk kado bagi pada pengantin tersebut. Gerakan Hamas akan memberikan 500 dolar kepada setiap mempelai putra dan putri sebagai bentuk dukung kepada kehidupan rumah tangga pengantin baru itu.

Shalah menegaskan bahwa perhelatan nikah missal sebagai 900 pengantin ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Palestina. Perhelaatan ini juga langsung dibawah maintenes PM Palestina Ismael Haniye. (bn-bysr/ip)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (18 orang menilai, rata-rata: 9,89 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 5 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • oemar timbul mengatakan:

    Allahuakbar
    masyaALlah
    terus berjuang akhi, ukhti
    sebab Allah tidak akan membiarkan kita kalah….

  • bi mengatakan:

    ALLAH.SWT. engkau maha mengetahui dan maha dari segala yang mengetahui.
    hamba selalu memohon tanpa jemu kepada MU.
    jadikanlah ini tonggak revolusi bagi umat muslim di dunia,untuk menjadi pelajaran bagai mana persaudaraan umat ISLAM itu.
    ALLAH.SWT. engkaulah maha dari segala maha.

  • Risna mengatakan:

    Otoritas (bahkan belum sah di mata dunia internasional) Palestina, hasil pemilu dengan kemenangan HAMAS, yang sedang terhimpit banget2 aj bisa bikin kebijakan gini, masa Indo ga bisa seh..?

  • surya mengatakan:

    Barokalloh… Semoga para pengantin menjadi semangat baru dalam da’wah.
    Bagi kita smga bisa diambil berkahnya untk memacu semangat dalam mesyiarkan al Islam.

  • Bilal mengatakan:

    Alhamdulillaaah…! Subhaaanalloh…! Jika Allah SWT mengijinkan bangsa Palestina berkembang lagi hingga melebihi populasi yahudi…. InsyaAllah kemenangan bagi pejuang2 Allah SWT!!!!

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »