Home / Berita / Europe Campaign: Tembok Baja Peruncing Kebencian

Europe Campaign: Tembok Baja Peruncing Kebencian

dakwatuna.com – Brussels, Europe Campaign untuk Pembebasan Blokade Gaza mengecam apa yang diberitakan media bahwa pihak berwenang Mesir mulai membangun tembok baja di sepanjang perbatasan Mesir dengan Jalur Gaza; dengan dalih untuk menghentikan penggalian terowongan yang diduga digunakan untuk mengangkut barang-barang kebutuhan orang-orang Palestina yang diblokade.

Europe Campaign dalam pernyataan pers pada hari Senin (21/12) mengatakan, “Pembangunan tembok ini akan memperketat blokade dan pembatasan terhadap orang-orang Palestina, yang menciptakan sebuah metode terowongan setelah pengetatan blokade sebagai langkah mereka untuk memperpanjag hidup di tengah-tengah berlanjutnya penutupan gerbang-gerbang penyeberangan.”

Menurutnya, “Tembok baja” yang akan dibangun Mesir dengan kedalaman antara dua puluh hingga tiga puluh meter, seperti yang dilaporkan oleh media, ini akan “memperdalam kebencian di antara bangsa-bangsa.” Dan pendirian tembok tanpa menciptakan jalan keluar yang konkrit bagi krisis blokade yang mencekik justru akan menyebabkan terjadinya tragedi bagi warga di Jalur Gaza yang diblokade.”

Europe Campaign mendesak Presiden Mesir Mohamed Hosni Mubarak, pemerintah Mesir dan otoritas yang ada di bawahnya, agar segera mengambil keputusan yang layak dengan tanggung jawab pihak Mesir serta komitmen kemanusiaan dan moralnya terhadap Jalur Gaza, untuk membebaskan blokade yang diberlakukan terhadap Jalur Gaza dengan membuka penyeberangan Rafah dan membatalkan ide membangun sebuah “tembok baja” di perbatasan dengan Jalur Gaza.

Menurutnya, “Tragedi blokade yang mencekik satu setengah juta manusia di Jalur Gaza; memerlukan intervensi langsung dari pihak Mesir, yang secara praktis dapat mengakhiri penderitaan ini hanya dengan membuka penyeberangan Rafah dan membiarkan kebutuhan kemanusian, medis, makanan dan pasokan bahan bakar masuk Jalur Gaza yang diblokade. Hal ini dengan sendirinya akan meniadakan kebutuhan untuk menggali terowongan (di perbatasan Mesir – Palestina).” (seto/ip)

About these ads

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 9,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Ridwan

    Tindakan yang bodoh dari pemerintah mesir karena telah mendukung dan melanggengkan kezaliman bangsa Israel di tanah Palestina

  • Semoga pemerintah Mesirmenyadari bahwatindakannya mendzolimi saudara sesama Muslim di Palestinadan kemudian mengevaluasi program tembok baja tersebut.

  • Akhmad Helmi

    Sir…. Mesir, ingatlah hak muslim atas muslim yang lain

  • Dharusman

    Sesama muslim kita semua termasuk kita di Indonesia secara sadar atau tidak memang telah terperangkap dalam suatu perangkap besar yang bernama “ADU DOMBA”. kita sama-sama mengetahu an menyadari bahwa kita terperagkap didalamnya. yang mengherankan kita sepertinya “MENIKMATI” keterperangkapan kita. kita semakin suka bahkan teramat suka mengecam,membenci bahkan sanggup membunuh sesama kita. SADARILAH BAHWA KITA MEMANG DIPECAH BELAH, BAHWA KITA SEMAKIN TERPECAH BELAH.

  • iqbal

    Nggak kalah dari Fir’aun pemimpin mesir sekarang

  • fa

    smoga Allah mruntuhkan segala penghalang tegaknya Dien ini..
    to mesir…tirulah turki..ok bro..

Lihat Juga

Ilustrasi. (dakwatuna/hdn)

Menengok Sejarah Pancasila: Ideologi Kebangsaan Berlandaskan Islam