Home / Berita / MUI Jatim Haramkan Lomba Jalan Sehat Berhadiah Jika Mengandung Unsur Judi

MUI Jatim Haramkan Lomba Jalan Sehat Berhadiah Jika Mengandung Unsur Judi

dakwatuna.com – Surabaya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur mengharamkan lomba jalan sehat berhadiah, jika para peserta lomba dipungut biaya pendaftaran.

“Jika peserta lomba jalan sehat dipungut biaya, selanjutnya biaya itu dijadikan hadiah bagi pemenang, maka hukumnya haram,” kata Wakil Ketua MUI Jatim, K.H. Abdurahman Navis, di Surabaya, Senin.

Ia menyamakan model lomba seperti itu dengan perjudian, sebagaimana ijtimak MUI yang diputuskan pada 2006.

“Sebaliknya, jika hadiah pemenang diambilkan dari sponsor, maka hukum lomba jalan sehat adalah halal,” katanya dalam Rakor Implementasi Peraturan Perundang-Undangan tentang Undian Gratis Berhadiah (UGB) dan Pengumpulan Uang atau Barang (PUB).

Menurut dia, sifat hukum halal atau haram pada UGB tergantung pada sistem yang dikeluarkan. “Jika mengandung unsur judi, maka hukumnya haram. Sebaliknya jika tidak, hukumnya halal,” katanya.

Sementara itu Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur dan Biro Kesejahteraan Masyarakat akan mengaktifkan pengawasan penggalangan dana, iuran, sumbangan, dan undian gratis yang kini marak dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kabag Sosial Biro Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jatim, Widijarto, mengatakan, penyelenggaraan pengumpulan uang atau barang dan undian gratis berhadiah adalah salah satu bentuk penggalangan dana berasaskan kesetiakawanan, kemanfaatan, dan keterbukaan.

“Namun seiring dengan meningkatnya penyelenggaraan pengumpulan uang atau barang dan undian gratis berhadiah yang kurang terarah pada akhirnya dapat merugikan sebagian masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini marak kegiatan yang diselenggarakan perorangan, kelompok, atau lembaga yang dikemas dalam bentuk pertunjukan amal, pengiriman SMS, atau model pemerasan secara halus.

“Oleh sebab itu masyarakat perlu memahami Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang atau Barang agar dalam usaha pengumpulan sumbangan dan undian gratis tersebut dapat bermanfaat, terarah, dan tidak menimbulkan kegelisahan,” katanya. (ant)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 8,56 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • hidayat

    alhamdulillah MUI bertindak tepat dan cepat dalam masalah ini. memang sudah seharusnya praktek perjudian dengan berbagai kedoknya dibongkar dan ditanggapi serius oleh pihak-piohak yang bertanggung jawab seperti dinas sosial. dan ini juga tugas berat Pa Mensos yang baru berantas perjudian, jangan sembarang memberi izin praktek perjudian. dan kita sebagaiu masyarakat juga harus berhati-hati dan jeli dengan praktek judi dengan berbgaia kedoknya ini..

Lihat Juga

Terkait Kunjungan Saksi Ahli dari Mesir, MUI Surati Grand Syaikh Al Azhar