ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Menjual Semua Hartanya untuk Sedekah, Malah Kaya Raya…

Pengakuan Amaq Bakri Sebagai Nabi Resahkan Masyarakat

16/10/2009 | 26 Syawal 1430 H Please wait
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
email

dakwatuna.com – Mataram. Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat (MUI) Prof. H. Syaiful Muslim menilai pengakuan Amaq Bakri (60) sebagai nabi itu sangat meresahkan masyarakat.

“Itu merupakan yang pertama terjadi di NTB, karena itu pemerintah diminta segera menghentikan ajaran yang disebarkan Amaq Bakri, sekaligus mencabut pernyataannya sebagai nabi untuk menghindari amuk massa,” katanya kepada ANTARA News di Mataram, Jumat.

Amaq Bakri yang mengaku sebagai nabi setelah Nabi Muhammad SAW dan telah melakukan Mi`raj pada Rabu (14/10) itu telah dipanggil Camat Sambelia dan disidang di depan anggota Muspika, sekaligus menjelaskan ajarannya.

“Amaq Bakri harus membuat pernyataan tertulis, sekaligus bertobat atas ajaran yang disebar dan kembali ke ajaran yang benar, yakni ajaran Islam,” katanya.

Jika hal itu dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan masyarakat bisa berbuat anarkis terhadap Amaq Bakri.

Tindakan anarkis di Lombok sudah sering terjadi terhadap siapa saja yang mengaku sebagai umat Islam tetapi ajarannya menyimpang dari Agama Islam, termasuk Ahmadiyah.

“Buktinya hingga kini sekitar 130 orang jemaat Ahmadiyah masih ditampung di asrama Transito, Majeluk Mataram setelah rumahnya di Gegerung, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat dirusak dan dibakar massa empat tahun lalu,” katanya.

Jika Amaq Bakri tetap saja mengaku sebagai nabi, maka dia sudah mejadi kafir, sebab nabi terakhir yang diturunkan Allah SWT adalah Nabi Muhammad SAW.

Dalam pertemuan dengan Camat Sambelia dan anggota Muspika Amaq Bakri tidak hanya mengaku sebagai nabi, tetapi juga mengatakan bahwa Al Quran yang dijadikan pegangan umat Islam bukan berasal dari firman Allah.

“Al Quran adalah hasil buatan atau karya alim ulama sebab Al Quran yang sesungguhnya berada dalam diri manusia yang tidak bisa dimiliki sembarang orang,” kata Amaq Bakri.

Ia menambahkan untuk mendapatkan Al Quran yang asli harus melalui ritual yang hanya dilakukan pada setiap tanggal 12 Rabiulawal atau bulan Maulid pada malam Jumat. (ant)


Topik: , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (6 orang menilai, rata-rata: 7,33 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
  • http://www.amezcua.com Tahmid Sabri

    Berita-berita tentang pelecehan terhadaga Islam ini perlu dihentikan dan pelakunya perlu ditindak keras, karena hal ini akan meresahkan umat!, Pihak yang yang berwajib dalam hal ini pihak Depag cepat bertindak sebelum terlambat,!!!!

    Tahmid Sabri
    Pontianak
    Hp;085822021333

  • Egi Mardiansyah

    Sudah terlalu banyak orang yang mengaku-ngaku sbg nabi,ini memperlihatkan bahwa selama ini tidak ada tindakan tegas dari aparat. Pengakuan tsb tidak hanya menistakan agama namun mempermalukan bangsa ini, sbg negara berpenduduk islam terbesar di dunia. Berikan hukuman yang tegas,agar tdk ada lagi kejadian serupa

  • ramlan

    astag firullahalazim.mungkin inilah pertanda kiamat itu

  • Bang Madi

    Memang perjuangan menegakkan kembali Khilafah itu wajib bagi seluruh umat islam. Hal2 seperti itu yg bisa menyelesaikan hanya seorang khilafah dgn institusinya. jugamenjaga aqidah dan ketauhidan pd Allah SWT. Coba Balik Nanya Adakah dgn cara lain?

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Tentara Zionis dan Turis Nodai Masjid Al-Aqsha