Home / Berita / Yudhoyono-Boediono Resmi Menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2009-2014

Yudhoyono-Boediono Resmi Menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2009-2014

dakwatuna.com – Jakarta. Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono periode 2009-2014 mengucapkan sumpah dalam upacara pelantikan di gedung Nusantara MPR/DPR Jakarta, Selasa (20/10) sekitar pukul 10.20 WIB.

Pengucapan sumpah tersebut disaksikan oleh Ketua Mejelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufik Kiemas dan Pimpinan MPR lainnya serta anggota MPR/DPR terpilih periode 2009/2014.

Sebelum dilakukan pengucapan sumpah, Wakil Ketua MPR Lukman Hakim membacakan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai hasil pemilihan Presiden 2009.

Dalam petikan keputusannya, KPU menetapkan pasangan Yudhoyono-Boediono sebagai pemenang pemilihan presiden 2009 dengan perolehan suara sah nasional dari 33 provinsi sebesar 73,87 juta atau 60,80 persen suara.

Sementara, pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto menempati posisi kedua dengan hasil perolehan suara sah nasional sebesar 32,55 juta atau 26,79 persen suara, sedangkan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto meraih 15,81 juta atau 12,41 persen suara.

Lima kepala negara sahabat, yaitu dari Timor Leste, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Australia sudah berada di ruang rapat paripurna MPR untuk mengikuti jalannya acara pelantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono pada pagi itu.

PM Timor Leste Ramos Horta, Sultan Brunei Darussalam Hasanal Bolkiah, PM Australia Kevin Rudd, PM Malaysia Tun Abdul Razak, dan PM Singapura Lee Hsien Loong, lebih dulu datang ke Gedung MPR dengan pengawalan ketat pihak keamanan.

Dalam kesempatan itu juga hadir Wapres Jusuf Kalla yang datang dengan kendaraan dinas Indonesia 2, sebelum Yudhoyono datang dengan menaiki kendaraan Indonesia 1.Hadir pula mantan Presiden Republik Indonesia B. J. Habibie dan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno juga terlihat di tribun kehormatan.

Sejumlah menteri kabinet Indonesia Bersatu pertama tampak hadir, antara lain Mendagri Mardiyanto, Menpera Muhammad Yusuf Asy’ari, Mendag Mari E. Pangestu, dan Menhub Jusman Syafii Djamal.

Acara pelantikan juga dihadiri oleh sejumlah utusan khusus negara sahabat, di antaranya Anggota Parlemen Jepang Kozo Watanabe, Anggota Parlemen Republik Korea Selatan Lee Sung Deuk, Menteri Perdagangan Selandia Baru Tim Grosser, Menteri Luar Negeri Filipina Alberto Gaitmatan Romulo, Menteri Lingkungan Hidup Amerika Serikat Lisa P Jackson , Utusan Republik Ceko Hynek Kmoniche, dan Menteri Energi Srilanka W. D. J. Senewiratne.

Sekitar 2.000 personel Polri disiagakan di sekitar Gedung DPR/MPR. Pengamanan di dalam gedung diberlakukan pengamanan protokoler istana.

Acara penting ini mendapat perhatian banyak media. Sebanyak 204 media nasional maupun asing meliput acara tersebut. Sementara dari media asing, tercatat sekitar 36 media asing. (T.Ys/toeb/kominfo)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 8,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi - Pesawat Air Asia. (wikipedia)

Pesawat Air Asia Rute Surabaya – Singapura Resmi Dinyatakan Hilang