Home / Berita / 1.400 Orang Masuk Islam di Qatar Setiap Tahun

1.400 Orang Masuk Islam di Qatar Setiap Tahun

dakwatuna.com – DOHA, Perkembangan jumlah pemeluk Islam terus menunjukkan tanda yang positif. Laporan Pusat Kebudayaan Islam Qatar tahun ini menunjukkan adanya 1.400 umat beragama lain yang masuk Islam di wilayah tersebut. Menurut laporan itu, para mualaf yang masuk Islam di Qatar berasal dari 20 kewarganegaraan dan agama yang berbeda.

Seperti dilaporkan situs Gulf News, alasan mereka memilih masuk Islam itu sangat beragam. Sebagian masuk Islam karena menikah dengan orang Islam, dan sebagian lainnya jadi mualaf setelah membaca buku-buku Islam, dan pergaulan.

Seorang ekspatriat asal Rusia, Aisha, (51 tahun) mengungkapkan, dirinya masuk Islam setelah membaca buku-buku tentang Islam di Qatar. Sebelumnya, dia menjadi pemeluk agama Kristen. Sedangkan Sally, warga Lebanon, mengaku masuk Islam karena pernikahan. Sedangkan Goerge yang kini berubah nama menjadi Abdullah, mengaku memeluk Islam setelah mendapat penjelasan dari rekan kerjanya.

Pusat Kebudayaan Islam Qatar memang memiliki program yang dijalankan secara intensif untuk mengenalkan Islam kepada semua kalangan. Sebagian program di antaranya beruba kursus bahasa Arab, kursus kaligrafi dan seni Islam, serta kajian megenai hukum-hukum Islam. Program ini terbuka untuk kalangan Muslim maupun non-Muslim dari berbagai bangsa.

Perkembangan Islam yang menggembirakan juga terjadi di Malaysia. Menurut laporan Departemen Pengembangan Islam Malaysia, hingga September tahun ini, lembaga tersebut sudah membantu 759 orang yang masuk Islam. Angka ini lebih besar dibanding tahun lalu yang hanya 597 orang masuk Islam dalam setahun.

Wakil Kepala Departemen Pengembangan Islam Malaysia, Zainal Abidin Jaafar, mengaku yakin, hingga akhir tahun ini, lembaganya bisa membantu sampai 1.000 orang yang hendak berpindah agama ke Islam. Sebagain bantuan, pihaknya juga memberikan insentif atau zakat kepada para muallaf yang baru bersyahadat -merka bagian dari ashnaf 8-

“Selama ini, hanya dua persen muallaf yang kemudian kembali ke agama asalnya setelah masuk Islam,” kata dia, seperti dikuti kantor berita Bernama. irf/rep

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (21 votes, average: 9,29 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Subkhannloh Maha Suci Alloh semoga menambah kekuatan umat Islam dalam menghadapi penindasan dan kedzoliman di dunia ini.

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Pemuda dan Kejayaan Islam