Home / Berita / Ribuan Warga Turki Demo Kecam Serbuan ke Al-Aqsha

Ribuan Warga Turki Demo Kecam Serbuan ke Al-Aqsha

Demonstrasi Solidaritas Al-Aqsha di Turki (pip)dakwatuna.com – Istanbul. Ribuan warga Turki Senin kemarin (5/10) menggelaar aksi demo di lapangan Taqsim Istanbul, memprotes tindakan pasukan Zionis yang mengawal serbuan kelompok radikal ke Masjid Al-Aqsha.

Ribuan demonstran membawa symbol-simbol yang mendukung perlawanan sambil mengusung foto para pemimpin perlawanan Hamas yang gugur sebagai syuhada. Mereka juga membakar bendera Zionis untuk menunjukan kemarahanya.

Dalam orasinya, ketua lembaga kemanusiaan Turki (IHH), Polant Yeldream mengingatkan penodaan terhadap masjid Al-Aqsha sebagai setrategi Zionis untuk menguasainya. Ia juga mengisyaratkan tentang rencana Zionis terhadap Al-Aqsha untuk mendirikan Haikal.

Yeldream mengajak masyarakat Turki untuk melakukan solidaritasnya terhadap para pejuang yang mempertahankan Masjid Al-Aqsha dari serangan kelompok radikal yang dibantu pasukan Israel.

Yeldream mengatakan, Al-Quds dan Al-Aqsha merupakan milik kaum muslimin. Oleh karena itu, semua kaum muslimin yang berjumlah 1,5 milyar bertanggung jawab atas keselamatan Al-Aqsha.

Dalam pada itu, sejumlah pemimpinTurki meminta pemerintahnya untuk mengambil sikap resmi terkait peristiwa al-Aqsha. Penodaan Zionis terhadap Al-Aqsha harus dianggap sebagai penodaan terhadap wilayah Turki juga. Yeldream meminta OKI bergerak secepatnya untuk menyelematkan Al-Aqsha , sebelum kiblat pertama ummat ini hancur. OKI seharusnya menggelar pertemuan darurat untuk mengambik sikap tegas dalam masalah ini. (asy/pip)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 8,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pasukan militer Turki (aljazeera.net)

Turki Bertekad Lanjutkan Operasi di Suriah dan Bantah Adanya Gencatan Senjata