Home / Berita / Pidato Netanyahu di Depan PBB Penuh Kebohongan

Pidato Netanyahu di Depan PBB Penuh Kebohongan

dakwatuna.com – Gaza. Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan bahwa pidato PM Israel Benyamin Netanyahu di depan PBB penuh dengan kebohongan. Hamas menegaskan bahwa penjajah Zionis Israel lah yang telah melakukan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina.

Demikian dinyatakan jurubicara Hamas Dr. Sami Abu Zuhri dalam pernyataan khusus kepada koresponen Infopalestina, Kamis (24/09) malam. Dia menegaskan upaya-upaya Netanyahu untuk membenarkan pembantaian Gaza adalah pembenaran semu yang tidak sesuai dengan hasil laporan PBB yang menegaskan penjajah Zionis Israel telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan atas bangsa Palestina.

Dia mengatakan, “Klaim Netanyahu bahwa perlawanan Palestina berada di belakang warga sipil telah didustakan oleh laporan PBB yang menegaskan sebaliknya, bahwa militer Zionis Israel yang menggunakan warga sipil Palestina sebagai perisai manusia.”

Abu Zuhri mengungkapkan, “Penggunaan issu roket oleh Netanyahu sebagai pembenar untuk melancarkan perang adalah memutarbalikkan fakta. Karena roket yang sederhana itu digunakan untuk membalas aksi penjajah Zionis Israel dan agresinya yang terus menerus terhadap rakyat Palestina.”

Pernyataan petinggi Hamas ini menyusul pidato yang disampaikan Netanyahu di depan sidang Majlis Umum PBB di New York. Dalam pembukaan pidatonya dia mengukuhkan pembicaraan tentang apa yang disebutnya “genosida nazi” menjelang perang dunia kedua.

Dia mengatakan bahwa entitas Zionis Israel tidak akan menerima pendirian apa yang disebutkan “Basis Terorisme Hamas” yang didukung Iran di atas “Jerusalem dan Tel Aviv”. Dia menegaskan bahwa orang-orang Palestina harus mengakui Israel sebagai negara bangsa Yahudi.

Dalam pidatonya Netanyahu menyerang apa yang disebutnya “sikap diam warga dunia internasional” atas apa yang disebutnya “serangan Palestina” dengan roket-roket dari Jalur Gaza ke permukiman-permukiman Yahudi selama 8 tahun.

Netanyahu juga mengkritik laporan tim investigasi PBB yang dipimpin Hakim Goldstone seputar dampak agresi Israel ke Jalur Gaza. (seto/pip)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (13 votes, average: 9,54 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina