Home / Berita / Gubernur Jabar: Perlu Solidaritas untuk Menghadapi Musibah Bencana

Gubernur Jabar: Perlu Solidaritas untuk Menghadapi Musibah Bencana

dakwatuna.com – Bandung. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan dalam menghadapi musibah bencana, diperlukan solidaritas diantara sesama anak bangsa, apalagi bila musibah itu menelan banyak korban dan kerusakan yang parah.

Pihaknya memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang sudah memberikan bantuannya kepada warga Jawa Barat yang menjadi korban gempa. Namun ke depan perlunya mekanisme guna menyiapkan dana tanggap darurat yang siap digunakan dan dalam jumlah besar saat terjadinya musibah bencana.

“Ada baiknya disiapkan mekanisme dana tanggap darurat yang dikumpulkan dari semua daerah secara kolektif. Dana yang terkumpul tersebut dapat digunakan sewaktu-waktu untuk membantu warga yang terkena bencana di manapun di seluruh Indonesia,” kata Gubernur di Bandung, Rabu (9/9).

Gubernur mengemukakan hal itu saat menerima Bupati Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara Muhammad Kasuba yang menberikan bantuan sebesar Rp100 juta, di Kantor Posko Penanggulangan Bencana Propinsi Jawa Barat, Bandung. Pada saat yang sama delegasi Yayasan Gotong Royong memberikan bantuan sebesar Rp75 juta.

Sebagai contoh disebutkan, warga Halmahera Selatan yang ada di wilayah Timur Indonesia secara sukarela memberikan bantuan sebesar Rp100 juta bagi warga Jawa Barat korban gempa.

Ini menjadi inspirasi agar ke depan ada mekanisme bagaimana dana-dana tersebut juga dikumpulkan dari seluruh Indonesia per kabupaten/kota dan tingkat propinsi. Jika saatnya tiba maka dana-dana tersebut langsung dapat dikucurkan guna membantu wilayah yang terkena bencana.

“Jika setiap kabupaten/kota menyiapkan minimal Rp100 juta dan propinsi minimal mengalokasikan Rp500 juta, dikolektifkan seluruh Indonesia maka akan terkumpul dana tanggap darurat yang luar biasa besar,” katanya.

Sementara Bupati Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara Muhammad Kasuba menyatakan dalam menghadapi berbagai musibah yang melanda kawasan Indonesia, sudah sepatutnya untuk saling membantu.

Apalagi musibah yang terjadi masih di dalam wilayah NKRI.

“Musibah gempa Jawa Barat mendorong warga Halmahera untuk turut membantu. Meski tidak banyak namun kepedulian kami sebagai sesama warga Indonesia merupakan wujud solidaritas. Karena warga Jawa Barat masih saudara kami juga,” katanya.

Baik Heryawan maupun Kasuba sepakat untuk membawa masalah ini ke dalam pembicaraan di tingkat asosiasi pemerintahan, baik Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia, Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia dan Asosiasi Pemerintahan Propinsi Seluruh Indonesia.

Hal yang penting dibicarakan adalah penggalangan dana dan mekanisme bantuan. “Musibah bencana yang terjadi justru semakin melekatkan rasa solidaritas kita sebagai sesama warga Indonesia. Musibah apapun dapat kita atasi bila hal itu dilakukan secara gotong royong.

Karena kepedulian sekecil apapun sangat dibutuhkan,” ujar Heryawan. (jabarprov/toeb/kominfo)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 8,83 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (multnomahathleticfoundation.com)

Rimpu, Identitas untuk Solidaritas Nasional