ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Menjual Semua Hartanya untuk Sedekah, Malah Kaya Raya…

DPR: Tolak Pengawasan Dakwah

24/8/2009 | 02 Ramadhan 1430 H Please wait
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
email

dakwatuna.com – Jakarta. Kebijakan Mabes Polri mengawasi dakwah yang dikhawatirkan menjadi bibit terorisme terus menuai kritik. Anggota DPR dari Fraksi PPP, Lukman Hakiem, menilai langkah polisi tersebut keliru.”Ini anggapan yang sangat keliru, serta kebijakan sesat dan tidak beralasan,” ujar Lukman pada Republika, Ahad (23/8) siang. ”Karena itu harus ditolak!” tegasnya.

Lukman setuju dengan anggapan, bila langkah polisi terang-terangan mengawasi dakwah, maka ini sudah kembali seperti era Orde Baru. Apalagi, sekarang sudah masuk di Bulan Ramadhan.

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam ini mengingatkan polisi bahwa Islam adalah rahmat bagi umat. Islam juga pelopor humanisme sejak awalnya. Dengan mengawasi dakwah, lanjut dia, polisi seakan-akan mengklaim ajaran Islam adalah ajaran teroris yang harus diawasi.

Lukman mengkhawatirkan, pengawasan macam ini akan meluas tidak hanya di bidang dakwah. ”Tidak mustahil besok polisi mengawasi sektor kehidupan lain. Pers misalnya,” katanya gusar.

Lukman meminta presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan ke masyarakat soal pilihan kebijakan yang diambil Mabes Polri ini. (RoL/evy/eye)


Topik: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (12 orang menilai, rata-rata: 8,50 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
  • Andri

    Yaa bagaimana lagi, kita bangga sekali dengan islam sebagai rahmatan lil alamin,
    Tapi gara gara NMT dkk, ya jadi begini deh.
    Padahal islam sudah diterima dengan baik di Indonesia, tapi kalau seperti ini, bisa bisa kembali ke tahun 70 atau 80an saat jilbab dipandang miring oleh umat islam sendiri. :-( :-( :-(

  • KHUSNAN ARIF

    Langkah kepolisian “alat negara” untuk mengawasi dakwah, terlihat sekali mereka tidak profesional (tdk faham) akan teroris itu sendiri dan siapa pelakunya. hal ini membuktikan bahwa teror “teroris” di indonesia selama ini bukanlah dilakukan oleh orang-orang islam yang benar-benar menjalankan syariat islam dengan baik. tetapi hanya orang-orang yang di tunggangi oleh kepentingan yang senggaja mendiskriditkan umat islam dan tidak ingin ummat islam ini besar membangun bangsa ini dengan baik.

  • http://yahoo dewi nurbaeti

    betul kang andri kembali ke masa ORBA.parrahh.pisan sekarang siapa yang harus diusut?presiden kah?siapakah?jangan jangan kita berkomentar gini juga bisa bisa jadi kasus di mabes polri.indonesia indonesia…jadi ngeri yaa???……ah tap selama ada beberapa orang yang masih istiqomah Insya Alloh semuanya kan baik baik saja……ISLAM akan TEGAK dengan KOKOH…dan dari diri kita aja dulu terus memulai membuktikan bahwa islam memang RAHMATAN LIL’ ALAMIN…jangan bosan untuk saling mengingatkan

  • http://DPRTolakPengawsanDakwah anza

    Suruh tu KAPOLRI banyak Istifar mohon ampun ama ALLAH sebelum ajal menjeputnya ..
    kebijakan KAPOLRI sangat kaku sekali dinegara yang demokrasi ini dan mayoritas Islam
    apa dia ga malu sebagai muslim kok ngmong dan memeberikan kebijakan sperti itu

    Pak Kapolri berfikir sebelum mengeluarkan satatmen yang bukan-bukan yang membuat Ulama menjadi resah
    Wahai para pendakwah dijalan ALLAH jangan takut itu semua, terus serukan ajaran ALLAH dimuka bumi ini ALLAH bersama orang yg benar.

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Harian Inggris: Ada “Mekah” di Kota London