Home / Berita / PNS Muslim Diwajibkan Mengaji Sebelum Kerja

PNS Muslim Diwajibkan Mengaji Sebelum Kerja

dakwatuna.com – Gorontalo. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo yang beragama Islam, diwajibkan mengaji atau membaca Al Quran sebelum melaksanakan pekerjaannya.

Pengajian atau tadarusan yang dilakukan di lingkungan kantor masing-masing itu, dilakukan minimal 30 menit setelah pelaksanaan apel pagi.

“Pengajian ini juga dilakukan di tingkat kantor kecamatan hingga kelurahan,” kata Wali kota Gorontalo Adhan Dhambea, Jumat.

Wali kota menyatakan, pihaknya menginstruksikan hal tersebut untuk menciptakan suasana religius di lingkungan kerja pemerintahan selama ramadhan ini.

Menurut dia, tuntutan PNS untuk memaksimalkan kinerjanya, juga harus dibarengi dengan pencapaian spiritual untuk membentuk kualitas hidup dan keimanan yang lebih sempurna.

“Waktu tiga puluh menit itu, juga merupakan waktu emas bagi PNS untuk meniatkan pekerjaannya hanya untuk ibadah semata,” katanya menegaskan.

Dirinya mengharapkan, waktu tadarusan itu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh PNS, dan dijalankan tanpa ada rasa paksaan.

Selain pada pagi hari menjelang kerja, tadarusan juga digelar serempak di masjid-masjid serta di rumah dinas pejabat daerah.

Pemerintah Kota Gorontalo sengaja meniadakan kegiatan shalat tarawih keliling seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan alasan bahwa kegiatan tersebut justru kurang efektif, karena hanya akan merepotkan pihak penyelenggara. (*)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (16 votes, average: 9,19 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • assalamu’alaikum wr.wb,,kenapa bulan ramadhan aja ya,,ga diterapin tiap hari ni,,afwan,,tapi bagus tu dikota ana juga blm ada tu,,emnag diawal dari yang kecil2 dulu,,hamsah buat kota gorontalo

  • sepakat sekali…

  • Assalamu ‘alaikum wr wb

    Jazzakumullohu khoiron katsiro atas artikelnya Insya Alloh bermanfaat bagi umat.Bagus pak syukur bisaditiru di daerah lain ,untuk meningkatkan PNS yang beragama Islam dari segi pemahaman agama Islam Insya Alloh akan mendukung kinerja .Semoga Alloh SWT meridloi

    Wassalamu ‘alaikum wr wb

  • edo abdullah

    Subhanallah. Kegiatan itu perlu diikuti pemkot-pemkot lain. Saya teringat di sekolah anak saya( Jakarta maupun di kota Bekasi)), sekolah negeri, mungkin juga sekolah – sekolah lainnya, setiap hari, sebelum mulai kegiatan belajar-mengajar, dikumandangkan tadarus, dikumandangkan keseluruh kelas dan diikuti seluruh siswa dan guru, kurang lebih 30 menit. Dampaknya cukup baik. Siswa lambat laun mencintai Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh.

  • setuju.

  • subkhanalloh sungguh mulia birokrasi yang di terapkan Pemkab Gorontalo yang mempunyai ide yang positif untuk menerapkan kaum muslimin terutama saudaraku pns yang muslim ada suatu kebijaksanaan yang perlu di acungi jempol,dan say ikut bangga dan haru,muda-mudahan ini bisa di tiru dalam skala yang lebih luas lagi,negara kita Bangsa kita tercinta yang kita banggakan,amin.
    wassalamu alaikum wr wb.

  • mudah-mudahan tadarusnya tidak sebatas lisan, tapi dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, mengingat kinerja PNS di mata masyarakat selama ini kurang baik…dengan memahami agama dengan benar, maka diharapkan PNS bisa lebih jujur, amanah, disiplin dalam memanfa’atkan waktu…

  • Nasirsyah

    sangat setuju dengan upaya pemkot ini. saya salut. jika ini diikuti oleh pemkot lain akan merubah wajah indonesia menjadi ” Baldatun thoyyibatun warabbun ghafuur “

Lihat Juga

Ilustrasi. (sepedamigunani.tumblr.com)

The Amazing of Amang Cilok, Lebih Dari Sekadar “Cilok”