Home / Berita / Seorang Mahasiswi Melawan Perampok Usai Shalat Subuh

Seorang Mahasiswi Melawan Perampok Usai Shalat Subuh

dakwatuna.com – Medan. Seorang mahasiswi, Arti Kurniati, nekad melawan perampok berinisial BS, penduduk Deli Serdang, yang berusaha merampas gelang emas milik orang tua Arti, Minggu (23/8) di Jalan Teratai Simpang Pemda Kec. Medan Selayang. Saat itu, Arti Kurniati dan ibunya, Delviana Sembiring hendak pulang usai menunaikan salat subuh.

Arti yang merupakan atlit bela diri itu refleks melawan ketika perampok itu lengah dan menguncinya dengan jurus yang dimiliknya.

Dalam kepitan Arti Kurniati itu, sang perampok sempat mengeluarkan tembakan tiga kali meski tidak mengenai mahasiswi Unimed tersebut.

Masyarakat di sekitar kejadian memberikan bantuan setelah mendengar jeritan Delviana Sembiring dan menghajar perampok itu hingga tewas.

Polisi yang mengetahui peristiwa itu turun ke lokasi kejadian dan menemukan sebuah senjata api jenis revolver, yang diduga kuat milik Aiptu Suharto, personil Poltabes Medan yang sempat kritis dibacok perampok pada November 2008.

Polisi menjamin Arti Kurniati (19), mahasiswi Universitas Negeri Medan, yang melawan perampok sampai perampok itu tewas, tidak akan diperkarakan karena tidak bersalah.

“Justru, polisi berterima kasih karena dia berani melawan penjahat,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Baharudin Djafar di Medan, Senin.

Baharudin menyatakan, pemeriksaan yang dilakukan Poltabes Medan atas peristiwa itu bukan bertujuan untuk mencari bukti kesalahan pihak mana pun, melainkan hanya untuk melengkapi berkas penyebab kematian pelaku kejahatan bersenjata api tanpa izin tersebut.

“Kalau ada yang harus menjadi tersangka, justru perampok yang tewas itu,” tegas Baharudin. (ant)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (54 votes, average: 9,09 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Bahaya bisa datang kpn saja, tanpa diduga. Utk itu akhwat juga mesti punya bekal….kemampuan utk membela diri, ikutan bela diri teruama yang Islami (baca : Thifan, Putri Gading) menjadi suatu kebutuhan. (Skalian promosi)

  • Pingback: Akhwat Tangguh? Why Not? « fajar_embun and the world()

  • Assalamu ‘alikum wr wb

    Jazzakumullohu khoiron katsiro atas artikelnya Insya Alloh bermanfaat bagi umat.Saya salut atas keberanian nona Arti Kurniati semoga menjadi kekuatan yang lain untuk melawan kemungkaran dengan sekuat tenaga dengan memohon kekuatan serta ijin dari Alloh SWT.Sebab hanya dengan ijin Alloh SWT semua bisa terjadi.Semoga keberanian nona Arti Kurniati dibalas oleh Alloh dengan balasan yang berlipat ganda Amien

    Wassalamu ‘alaikum wr wb

  • Inilah SOSOK umat islam yang handal. Yang taat beribadah dan kuat melawan kemunkaran.
    Seandainya aku bisa bisa seperti dia…

  • arachman

    kalau semua polisi berlaku adil seperti itu amandeh negara kita.

  • wah hebat juga kalau bisa ajari aku juga dong, gimana sih caranya ngunci tangan lawan

  • dindin

    baik ikhwan maupun akhwat memang harus membekali dirinya dengan ilmu beladiri apapun.minimal jurus langkah seribu,he..ayo penuhi muwashofat Qowiyyul Jismi.

  • abdul hadi

    Muantabbs.. akhwat mujahidah.., untuk ikhwan harus lebih semangat

Lihat Juga

Ilustrasi. (bidadarisurga.deviantart.com)

Wanita Jangan Cengeng!