ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Bukan Jomblo, Tapi Single

Suripto: Pelaku Pemboman Bukan JI

21/7/2009 | 29 Rajab 1430 H Please wait
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
H. Suripto, SH. (riliskan.com)

H. Suripto, SH. (riliskan.com)

dakwatuna.com – Jakarta, Pelaku pemboman di Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott masih belum dapat diungkap oleh pihak kepolisian. Beragam spekulasi pun beredar. Siapa dalang pemboman yang menewaskan 9 orang tersebut?

Menurut mantan staf Kepala Badan Koordinasi Intelejen Negara (BAKIN) sekarang menjadi Badan Intelejen Negara (BIN), Suripto, misi pengeboman yakni antikemapanan dan antibarat atau anti-AS.

“Tujuannya yaitu, menimbulkan kepanikan dan keresahan masyarakat. Tujuan dari kedua ledakan yang terjadi kemarin tercapai,” ujar Suripto, ketika berbincang dengan detikcom, Selasa (21/7/2009).

Suripto menduga, pelakuĀ  bukanlah anggota kelompok jaringan teroris yang selama ini dikenal. Menurut Suripto, mungkin saja pelakunya merupakan mantan anggota JI namun apa yang dilakukan bukanlah berdasarkan instruksi dari organisasi induknya tersebut.

“Bukan berarti itu kelompok Al-Qaeda atau Jamaah Islamiyah (JI). Bisa juga direkrut melaksanakan agenda pihak di luar itu,” kata politisi PKS itu.

Pelaku, kata Soeripto, kental dengan muatan pesanan untuk membuat kondisi perpolitikan di Indonesia menjadi tidak stabil.

Suripto menerangkan, intelijen asing memprediksi pemerintahan Indonesia yang akan datang sangat kental dengan nuansa Islam. Karena partai Islam hampir semuanya mendukung SBY, sehingga ingin dibuat upaya agar kepercayaan terhadap partai Islam hilang.

“Islam dan Islamophobia dihadapkan, sehingga partai Islam nggak dipakai SBY,” analisis wakil ketua komisi III DPR RI ini.

Lebih lanjut Suripto mengatakan, kaitan peristiwa kemarin dengan kelompok Noordin Top hampir tidak mungkin. Noordin Top, terang Soeripto, sangat sulit berkomunikasi dengan jaringannya karena dia sudah jadi buruan utama sejak lama.

“Noordin Top dalam posisi buronan yang sudah diisolasi, gerakannya semakin sempit. Sehingga membangun komunikasi dengan jaringannya sulit,” pungkas pria berkacamata tersebut. (ddt/iy/dtk)

email

Keyword: , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (24 orang menilai, rata-rata: 9,46 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
  • ndaru

    saya sepakat!!
    kebenaran akan terungkap. yang jelas, Islam agama adalah rahmat semesta alam. tak ada kebaikan dan keselamatan selain islam..
    isu yang ada harus kita sikapi dg arif dan bijak,

  • The_Equilibrium Jadilah_Bijaks

    yang memberikan istilah anti kemapanan itu siapa?, justru kami memapankn bukan anti kemapanan. pelajari lagi mapan itu asalnya darimana.

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia