01:18 - Rabu, 22 Oktober 2014

Waspadai Flu Babi!

Rubrik: Berita | Kontributor: dakwatuna.com - 13/07/09 | 17:56 | 21 Rajab 1430 H

flu celeng

Ilustrasi Flu Celeng (republika)

dakwatuna.com – Surabaya, Meski Dinkes Jatim sudah mengirimkan surat permintaan peningkatan status wabah flu babi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB), namun Gubernur Jawa Timur masih belum berani menaikkan status itu. Untuk menaikkan status menjadi KLB, Pemprov Jatim masih melakukan konsultasi dengan Menteri Kesehatan.

Gubernur Jatim, Soekarwo mengaku sangat berhati-hati dalam penanganan kasus flu babi. “Kalau Menkes sudah menyampaikan KLB, ya kita akan ikuti itu. Oleh karenanya kita masih menunggu secara resmi,” katanya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (13/7/2009).

Saat ini jelas Soekarwo, dirinya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan Jatim dan Direktur Rumah Sakit Dr Soetomo untuk memprioritaskan penanganan kasus flu babi. Bahkan saking prioritasnya permasalahan ini, dia mengaku secara khusus menelepon hingga tiga kali kepada seluruh kepala rumah sakit di Jatim.

Selain itu, pihaknya juga tidak berani mengeluarkan travel warning bagi masyarakat Jatim yang akan bepergian ke luar negeri. Alasannya, sampai saat ini belum mengetahui secara teknis pelarangan itu, sehingga lebih menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri Kesehatan.

“Nanti kita serahkan ke Menteri Kesehatan lah kalau itu, nanti begitu melarang lalu indikasi melarang itu apa kita juga tidak tahu,” imbuhnya.

Gubernur juga meminta kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Perak dan Bandara Juanda untuk melakukan pemeriksaan secara ketat terhadap penumpang yang baru datang dari luar negeri.

“Yang jelas deteksi orang masuk harus kuat sekali. Harus ada karantina dulu dan dilakukan pengecekan secara ketat,” pungkasnya. (bdh/bdh/dtk)

Redaktur: Hendra

Keyword: ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (6 orang menilai, rata-rata: 8,00 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
94 queries in 1,271 seconds.