Home / Berita / Indonesia Selenggarakan Pilpres 2009 dengan Aman dan Lancar

Indonesia Selenggarakan Pilpres 2009 dengan Aman dan Lancar

Contoh Surat Suara Pilpres 2009
Contoh Surat Suara Pilpres 2009

dakwatuna.com Jakarta. Seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berhak memilih, mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 8 Juni 2009. WNI dari ujung Sabang sampai Merauke serta WNI di luar negeri beranjak dari tempat tinggalnya menuju TPS masing-masing. Pesta demokrasi di Republik Indonesia ini digelar 5 tahun sekali untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden periode 2009 – 2014, setelah sebelumnya didahului oleh Pemilihan Umum Legislatif.

Ada 3 pasang calon yang mengikuti Pilpres 2009 ini, yaitu Megawati Soekarnoputri – Prabowo Subianto (Mega-Pro) dengan nomor urut 1, Susilo Bambang Yudhoyono – Boediono (SBY-Boediono) dengan nomor urut 2, dan Muhammad Jusuf Kalla – Wiranto (JK-Wiranto) dengan nomor urut 3. Masing-masing calon didukung oleh beberapa partai politik yang berkoalisi di belakangnya.

Untuk pasangan nomor urut 1 didukung oleh PDIP, Partai Gerindra, PNI Marhaenisme, Partai Buruh, Pakar Pangan, Partai Merdeka, Partai Kedaulatan, dan PSI, PPNUI.

Untuk pasangan nomor urut 2 didukung oleh Partai Demokrat, PKS, PAN, PPP, PKB, PBB, PDS, PKPB, PBR, PPRN, PKPI, PDP, PPPI, Partai RepublikaN, Partai Patriot, PNBKI, PMB, PPI, Partai Pelopor, PKDI, PIS, Partai PIB, dan Partai PDI.

Dan untuk pasangan nomor urut 3 didukung oleh Partai Golkar dan Partai Hanura.

Hingga berita ini diturunkan, hasil sementara pasangan SBY-Boediono menempati urutan pertama dengan prosentase suara 60,72%, sedangkan pasangan Mega-Pro dan JK-Win masing-masing 29,67% dan 9,62% (sumber: data KPU pukul 12:41 tanggal 9 Juli 2009). Beberapa lembaga survey juga merilis hasil “Quick Count” mereka untuk mengetahui perkiraan suara hasil Pilpres 2009 ini. Rata-rata menempatkan SBY-Boediono pada urutuan pertama dengan kisaran suara 60%, lalu diikuti Mega-Pro dan JK-Win.

Secara umum Pilpres 2009 ini berjalan dengan aman dan lancar. Walaupun demikian ada beberapa kekurangan yang terdapat di sana-sini, baik itu dipihak penyelenggara, pihak peserta, maupun pemerintah. Segala kekurangan yang ada, pada dasarnya adalah bagian dari proses pembelajaran bangsa Indonesia sebagai negara yang sedang mengalami proses demokratisasi. Harapan kita adalah agar kita kembali kepada pekerjaan pokok membangun bangsa dan negara ini agar meraih kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

Sementara itu dalam pesan singkatnya kepada media, Tifatul Sembiring mengimbau semua pihak agar mensyukuri proses Pilpres yang berjalan aman dan lancar. Dia pun meminta agar calon yang menang tidak takabbur, sementara calon yang kalah harus dihormati.

“Jangan merendahkan. Yang menang tak boleh sombong, yang kalah tidak boleh dihinakan,” kata Tifatul dalam pesan singkatnya, Rabu (8/7/2009). (hdn/dtc)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 9,29 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (Foto: lensaindonesia.com)

Islam di Indonesia, Jangan Ibarat Air Susu Dibalas Air Tuba