Home / Berita / Lima Faksi Bentuk Regu Militer Bersama di Tepi Barat

Lima Faksi Bentuk Regu Militer Bersama di Tepi Barat

faksi-bersama
Faksi Palestina Bersama Selamatkan Anak Bangsa

dakwatuna.com – Gaza, Lima faksi perlawanan Palestina menyatakan bahwa mereka sudah membentuk sejumlah regu bersenjata bersama yang menyebar di seluruh wilayah Tepi Barat. Tugas mereka adalah mengejar para pembunuh kelompok perlawanan. Mereka menilai siapapun yang mengarahkan senapannya ke arah perlawanan, maka ia dianggap sebagai penjajah dan penghianat yang nasibnya di tempat sampah sejarah.

Dalam pernyataan militer bersamanya kemarin Selasa (16/6) yang salinannya diterima oleh Infopalestina kelima faksi yang mencakup Batalion Izzuddin Al-Qassam, Batalion Syuhada Al-Aqsha, Batalion Perlawanan Nasional, Komite Perlawanan Rakyat dan Batalion Al-Quds menegaskan bahwa mereka sudah membentuk sejumlah regu bersenjata bersama yang akan beroperasi di seluruh wilayah Tepi Barat dan bertugas mengejar para pembunuh kelompok perlawanan dari pucuk piramida pimpinannya hingga paling bawah.

Mereka menyerukan kepada aparat keamanan Otoritas Palestina utuk sadar dan kembali kepada jalan yang benar dengan merangkul dan melindungi rakyatnya, tidak mendengarkan intruksi pimpinan mereka yang sudah berkhianat, menjual bangsa dan nurani mereka kepada jenderal Amerika Dayton hanya dengan kompensasi dana dan kekayaan tidak seberapa.

Padahal para pemimpin itu tidak pernah mengangkat senjata melawan penjajah sehingga tidak layak ditulis dalam sejarah. “Jika mereka tidak mengindahkan seruan ini dan tidak kembali kepada rakyatnya, maka mereka akan bernasib sama dengan yang mereka kejar dan mereka bunuh.”

Kelima faksi itu menegaskan bahwa apa yang mereka sebut sebagai “pengendalian keamanan, system dan penerapan hukum, penyitaan senjata illegal (senjata perlawanan)” hanyalah perangkap untuk menjaring perlawanan agar meringankan tugas Israel. Mereka mengisyaratkan bahwa Israel dan Amerika meminta kepada Otoritas Palestina dan sebagian tokoh keamanannya untuk menyelesaikan semua brigade perlawanan bersenjata.

Mereka juga menegaskan bahwa para penghianat itu sudah keluar dari institusi, masa jabatan mereka sudah berakhir, dan mereka juga telah membuka pintu seluas-seluasnya agar pihak asing Amerika dan Israel  melakukan intervensi di Palestina.

Kelima faksi juga menegaskan bahwa siapapun yang sibuk menyulut api fitnah maka api juga akan memakannya, siapapun yang melemparkan api kepada keluarganya sendiri maka ia akan merasakan panasnya api itu sendiri, cepat atau lambat. Terutama mereka yang menjadi penghianat dan menjadi antek Israel. (bn-bsyr/ip/ut)

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 9,64 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Aparat Otoritas Palestina menangkap demonstran yang menuntut pembebasan Al-Aqsha. (alresalah.ps)

Bukannya Mendukung, Aparat Otoritas Palestina Malah Bubarkan Aksi Solidaritas Al-Aqsha

Organization