Home / Berita / Rusia Dukung Hamas

Rusia Dukung Hamas

khalid-misyal-menlu-rusia
Khalid Misy'al dan Menlu Rusia

dakwatuna.comDelegasi Gerakan Hamas pimpinan Khaled Misyal, kepala biro politik bertemu dengan Sergey Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia kemarin malam Sabtu (23/5). Pertemuan itu membahas perkembangan terakhir di Palestina, terutama soal dialog nasional, rekonstruksi Gaza dan pembebasan blokade dari sana serta masalah konflik Arab – Israel dan mobilitas internasional dan regional terhadap masalah itu.

Dalam salinan pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor informasinya yang diterima oleh Infopalestina, Menteri Lavrov memulai pertemuan dengan menyatakan pentingnya berkomunikasi dengan Hamas, dan hari ini Rusia menemukan dirinya sendiri mantap dengan keputusannya untuk membangun hubungan dengan mereka (Hamas), karena gerakan ini merupakan sudah menjadi orientasi sebagian besar rakyat Palestina.

Lavrov menekankan, negerinya mendukung dialog nasional Palestina dan berharap delegasi Palestina akan mengambil bagian dalam “Moskow International Conference” untuk Timur Tengah. Ia berjanji melakukan tekanan pada pemerintah penjajah Israel agar menghentikan program “pemukiman” dan membebaskan blockade dari Jalur Gaza.

Di sisi lain, Khaled Misyal, kepala biro Hamas menegaskan sikap positif Rusia terhadap gerakannya. Ia menyambut baik komunikasi dengan Rusia dalam rangka mencapai kepentingan rakyat Palestina. Ia  menambahkan bahwa kendala yang dihadapi dialog Palestina ada dua, yang pertama paksaan persyaratan asing terhadap dialog tersebut dan lainnya yang berhubungan dengan sikap beberapa pihak terhadap dialog yang parsial yang hanya menyinggung situasi di Gaza saja dan masih ingin menguasai Tepi Barat secara individualistic. Sikap dan logika ini tidak bisa diterima Hamas.

Pada saat Misyal menyambut baik sikap dunia internasional yang berupaya untuk melindungi kepentingan dan hak-hak rakyat Palestina, ia juga menyatakan kekhawatirannya jika upaya ini berubah menjadi tindakan membuang-buang waktu tidak ada faedah jika tidak menyinggung pintu masuk yang yang benar; yakni  dengan memberikan tekanan pada musuh Israel dan memaksa mereka untuk mengakhiri penjajahannya dan mengkui hak-hak nasional Palestina.

Ikut berpartisipasi dalam pertemuan ini, Dr. Moussa Abu Marzouk, wakil kepala biro politik Hamas, dan Dr. Mahmoud al-Zahar, profesor Sami Al-Khater anggta biro gerakan politik, sementara Menteri Luar Negeri Rusia hadir bersama delegasinya. (infopalestina)

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (15 votes, average: 7,07 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • brarti ramalan umat islam bener ya..tanda2 kiamat udah deket,,tentang persekutuan dengan bangsa rum?

  • Saya kira Hamas harus hati-hati terhadap keinginan Rusia diatas. Siapa tahu ada udang di balik batu…

  • juhriyanto

    Apa pun resikonya memang Hamas harus mencoba.Barangkali itulah bentuk empati terhadap Hamas yang telah berjuang dengan sungguh2,tak kenal lelah dan tak takut kehilangan nyawa.

  • abuvara

    jangan lupakan saudara-saudara kita di Balkan, Chechya, kafir dan komunis rusia bersatu membantai saudara-saudara kita, yang sebelumnya mereka menjajah dan kemudian terdepak dari bumi Afghanistan, apakah mereka memiliki “maksud baik” kepada Hamas, khususnya dunia Islam? TIDAK

Lihat Juga

Jalur Gaza. (Islammemo.cc)

Hamas Ingatkan Dunia Akan Bencana yang Mengancam Jalur Gaza