ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Bukan Jomblo, Tapi Single

Gerakan Hamas Kian Matang

5/5/2009 | 11 Jumada al-Ula 1430 H Please wait
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
logo-hamas

Logo Gerakan Perlawanan Islam, Hamas

dakwatuna.com – Gaza, Pemimpin gerakan perlawanan Islam, Hamas, Musa  menegaskan keberhasilannya dalam proses pemilu internal Hamas, bersamaan dengan serangkaian dialog di sejumlah tempat di mana terdapat gerakan Hamas.

Tindakan ini dilakukan untuk mencerminkan sistem kelembagaan di samping untuk menunjukkan konsistensi, kesatuan internal dan sirkulasi kepemimpinan.

Dalam pernyataan khususnya kepada pusat infopalestina Senin (4/5) Musa mengatakan, pemilihan secara musyawarah dilakukan secara periodik dalam kerangka kepemimpinan gerakan ini. Hal ini adalah masalah institusi demokrasi yang berdasarakan syura yang sudah menjadi tradisi yang mengakar dalam menggambarkan konsistensi gerakan yang selalu memegang musyawarah dalam setiap penyaringan kepemimpinanya.

Dia menekankan bahwa proses ini muncul dalam kerangka kelembagaan yang selalu mempertahankan kesatuan gerakan dalam menuju proses penilaian dan evaluasi yang komprehensif dan berkelanjutan. Ia menambahkan dalam pemilihan umum baru-baru ini yaitu yang terkait dengan kelengkapan proses ini, antara komponen Gerakan dan efektivitas di perwakilan atau lembaga parlemen. Agar semua keputusan merupakan refleksi realitas yang ada.

Dia menjelaskan, perkembangan gerakan politik dan kelembagaan dengan sendirinya mencerminkan keberhasilan pemilihan dengan cara seperti ini. Dengan masuknya Hamas dalam proses pemilu Palestina dan hengkangnya Zionis dari Jalur Gaza serta berubahnya status Gaza menjadi semi merdeka, telah memainkan peranan penting dalam deklarasi anggota biro politik Gaza. Dan mudah-mudahan perbedaan kondisi Tepi Barat mengungkap tentang sektor dan berbagai ketentuan Tepi Barat yang mendorong terciptanya proses demokratisasi.

Sementara terkait keberhasilan gerakan dalam pemilu yang berlangsung tenang di saat sejumlah organisasi pergerakan lain mengalami kegagalan, seperti gerakan Fatah adalah karena Hamas mempunyai tradisi yang kuat dalam proses demokrasi dan musyawarah internal.

Keadaan seperti ini bukanlah hal baru di tubuh Hamas, tetapi sudah menjadi kebiasaan yang terus berlangsung secara damai. Setiap kali mengalami perubahan maka dimasukan hal yang baru. Ia mengisyaratkan banyak di antara elemen Palestina termasuk gerakan Fatah yang telah menderita problem kronis, seperti adanya faksi, perkubuan dan konflik kepentingan. Ungkapnya. (ip/ut)

email

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (3 orang menilai, rata-rata: 9,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
  • Acu Saepudin

    Assalamualaikum…..
    smoga Allh SWT memberikan keteguhan kepada hamba-hamba yang berpegang teguh kepada sunnah-Nya..
    amin

  • Muhammad isro

    Assalamualaikum…..
    ALLAH selalu bersama orang-orang yang beriman…
    saudaraku jangan pernah menyerah di jalan ALLAH…
    ALLAH mempunyai rencana yang lebih baik dari yang kita hadapi sekarang jika kita terus berdiri dengan ikhlas hanya karena ALLAH…
    ketika orang2 tidur bangunlah lengkapi dirimu dengan
    amien….

  • M.FATHS

    sesiapa yang membantu agama Allah, maka Allah akan membantu nya. Hayya bil Jihad.

  • Halidar

    Semoga Allah meneguhkan hambaNYA yg brjuang dijalanNYA.,

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia