Home / Berita / Utusan Khusus PBB, Israel Melakukan Kejahatan Perang

Utusan Khusus PBB, Israel Melakukan Kejahatan Perang

bangunan luluh lantakdakwatuna.comBerita-berita media massa menyebutkan bahwa utusan khusus PBB untuk  Hak Asasi Manusia di tanah Palestina terjajah, Richard Folk, Senin (24/03), menyampaikan laporan pertama sejak agresi Zionis Israel terakhir di Gaza kepada Majelis HAM PBB.

Dalam laporan setebal 26 halaman itu Folk menyebutkan:

“Sangat diragukan legalitas serangan Israel terakhir ke Jalur Gaza. Dia menuduh Negara penjajah Israel telah melakukan kejahatan perang berbahaya dengan agresinya ke Jalur Gaza, sesuai dengan bukti-bukti yang ada.”

Folk menegaskan dalam laporannya bahwa masalah utama bukan pada penggunakan kekuatan yang berlebihan, namun pada pelanggaran hukum,  dengan masuknya pasukan Israel ke Jalur Gaza. Dia menyatakan bahwa aksi ini melanggar hukum. Dan bisa meningkat menjadi kejahatan perang.

Folk juga mengarahkan sejumlah tuduhan kepada para pejabat Zionis Israel berkaitan dengan pelanggaran konvensi Jenewa dengan sengaja. Dia juga menyerukan dilakukan investigasi independent seputar hal ini.

Folk dengan tegas menuduh entitas Zionis Israel melanggar hukum internasional karena blockade yang diberlakukan terhadap Jalur Gaza. Dia meminta agar blockade segera dibuka. Menurutnya Dewan Keamanan PBB. bisa saja membentu pengadilan khusus untuk mengadili para pejabat senior Zionis Israel dalam perang ke Jalur Gaza. (ip/ut)

About these ads

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Lumayanlah ada orang luar yang berani bicara jujur atas agresi Israel

  • YA Allah berikanlah keterbukaan hati para pemimpin dan negarawan moslem agar rapatkan barisan dan selalu bersatu untuk membela kaum muslimin dibelahan bumi manapun,yang mana kaum yahudi,zionis dan anteknya yang terang2an menyebarkan kebencian dan kedengkian.Semoga Allah selalu melindungi moslem palestin dan memberikan kekuatan….Amin..

  • hanya satu kata untuk yahudi la’natullah..
    HANCURKAN!!!!

  • Mudah-mudahan Allah SWT memberikan hati bagi orang-orang di PBB sehingga mudah melihat kebenaran. Jadi tidak hanya menuduh HAMAS yang salah tetapi yang sebenarnya adalah program perang bagi Israil terhadap negara luar, untuk saat ini adalah PALESTINA.

  • masni

    Richard Folk, saya mengucapkan terima kasih atas keberanian & upaya anda menegakkan kebenaran & keadilan diatas bumi ini. Semoga Tuhan dapat lebih banyak menciptakan manusia-manusia seperti anda dimuka bumi ini.

  • Azhar Fadillah Lbs

    Wahai kaum muslimin! Bergejolaklah darahmu ketika melihat kezaliman. Teriakkan kebenaran dgn dakwah n politik yang lurus. Kita harus bersuara lantang dgn mngatakan”yg bersalah harus dihukum”.Mari kita gunakan segala daya upaya yg ada baik itu kekuasan, dana, tulisan2, untuk membntu saudara2 kita. “Hari ini Palestina yg dizalimi berikutnya pasti kita semua,dinegara manapun anda berada”. Mari kita pertanyakan komitmen negara2 di lima benua “Kemana kita semua ketika kesewenangan merajalela” Allahuakbar.

  • faisal wibowo

    PBB, OKI, & LSM-LSM ISLAM yang ada di dunia, janganlah hanya menjadi penonton kebiadabannya Israel, jangan hanya mengutuk saja, tetapi juga harus berbuat sesuatu…

  • pemerintah harus memboikot semua produk yahudi.atau kalau bisa melancarkan serangan besar-2an ke israel.al aqsq haqquna.mohon dibls

  • menurut saya pemerintah harus memutus hubungan diolomatik dengan negara2 yahudi spt israel dan amerika.karena mrk adlh musuh umat muslim sedunia.marilah teman2ku semua seagama dan seakidah kita rapatkan shoft kaum muslimin.kita mulai dari yg trkecil,minimal kita tanamkan rasa benci kita trhdp segala sesuatu yg berbau yahudi/zionis.ALLAHHUAKBAR

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina