Home / Berita / Israel Berusaha Kudeta Erdogan

Israel Berusaha Kudeta Erdogan

Recep Tayyip Erdogan, PM Turki, sebelum meninggalkan plenary session on the Middle East Peace pada the Annual Meeting of the World Economic Forum (WEF) di Davos, Switzerland (29/1/2009)
Recep Tayyip Erdogan, PM Turki, sebelum meninggalkan plenary session on the Middle East Peace pada the Annual Meeting of the World Economic Forum (WEF) di Davos, Switzerland (29/1/2009)

dakwatuna.com Istanbul, Harian Turki “The Turkish Zaman” menyebutkan bahwa Zionis Israel berusaha untuk menggulingkan pemerintah Turki yang dipimpin oleh Recep Tayyib Erdogan, dikarenakan sikapnya yang mendukung Palestina dan tindakannya meninggalkan Forum Ekonomi Dunia di Davos beberapa waktu lalu, karena protes atas kurangnya kesempatan yang memadai untuk menanggapi kerancuan pernyataan Presiden Zionis Israel Shimon Peres.

Dalam laporannya, Sabtu (28/2), harian Turki ini mengungkap apa yang dilakukan entitas Zionis Israel memberikan dukungan kepada pasukan anti Partai Keadilan dan Pembangunan Turki yang dipimpinn oleh Erdogan, yang berusaha mengkudeta pemerintah Turki.

Harian ini mengatakan bahwa pada tahun 1997 pemerintah koalisi yang dipimpin oleh Necmettin Erbakan berhasil dijatuhkan, atas prakarsa, persiapan dan pelaksanaan dari Zionis Israel dan neo-konservatif, ditambah pada jenderal di pasukan militer Turki.

Harian Turki ini mengisyaratkan penegasan departemen pertahanan Israel dalam laporannya –yang dibuat tahun 2007 dan disebarkan ke media massa– tentang perlunya menggulingkan pemerintah Erdogan dengan rencana yang mirip digunakan dalam menjatuhkan pemerintah Necmettin Erbakan.

Harian ini mengatakan bahwa surat kabar Zionis Israel tengah membicarakan tentang perlunya melikuidasi Perdana Menteri Turki, Recep Tayyib Erdogan.

Mereka juga memprovokasi tentara Turki dan Amerika Serikat terhadap Partai Keadilan dan Pembangunan Turki, dengan alasan bahwa kemenangannya dalam pemilu daerah yang akan dilaksanakan pada 29 Maret nanti akan mengubah Turki dari orientasi ke Barat menjadi berorientasi ke Timur dan ini bisa merugikan kepentingan Amerika di kawasan itu. (ip/ut)

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (18 votes, average: 8,44 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Ismi

    Inilah saatnya bagi umat islam di dunia umumnya dan umat islam di Turki khususnya, untuk terus merapatkan barisan. Agar tidak tergiur oleh imbalan yang dijanjikan oleh zionis israel dan tidak terprovokasi terhadap upaya-upaya untuk memecah belah persatuan. Dan mohon lah kepada Allah agar diberikan kekuatan iman dan ketetapan hati untuk tetap berpegang teguh pada prinsip melawan zionis.

  • yAhudi tdk akan mengerti kecuali dngn bahasa DARAH……….

  • abu haniya

    pertahankan kekuasaan di turki sampai tetes darah terakhir !

  • erlang

    who israel?..israel is nothing!!!!

  • abdul muhaimin

    umat islam mari bersatu

  • Khalid ichsan

    Orang2 yg membenci islam Semoga diberi hidayah oleh Allah swt…..amiin

  • Pia Mandar

    Turki,,,,rapatkan barisan dan jangan mudah terprovokasi,,,,yakinkan dunia dan kolega bahwa pembelaan yang anda lakukan sekarang terhadap Palestina adalah atas dasar kemanusiaan dan keadilan…..

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General

Organization