Home / Berita / Al-Qaradhawi: Saya Berharap Syahid di Gaza

Al-Qaradhawi: Saya Berharap Syahid di Gaza

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Dr. Yusuf Qardhawi
Dr. Yusuf Qardhawi

dakwatuna.com “Saya berharap di penghujung usia saya, bisa pergi ke Gaza meskipun dengan kursi roda, saya bergabung dalam barisan pejuang kemerdekaan Palestina menentang penjajah Zionis Israel. Saya berada dibarisan depan, menembak musuh, kemudian Zionis Israel itu membalas dengan mengebom saya, saya meraih syahid di bumi Palestina.”

Ungkapan itulah yang meluncur dari lisan mulia Dr. Yusuf Al-Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Internasional ketika menyampaikan keinginannya dalam bergabung dengan barisan syuhada Palestina. Beliau juga menegaskan bahwa perlawanan, ketegaran, dan persatuan anak bangsa Palestina di tengah upaya memecah-belah menjadi unsur utama dalam meraih kemenangan.

Beliau mengungkapkan itu ketika menghadiri acara budaya rakyat di Ibu Kota Qatar, Doha, pada hari Rabu pekan lalu, dengan tema “Dan Gaza Menang”. Hadir dalam acara itu pemimpin Hamas, Khalid Misy’al.

“Penduduk Gaza telah memadukan antara iman dan persatuan, sehingga Allah swt. menyatukan hati mereka. Para agresor dan anteknya berupaya mencerai-beraikan persatuan bangsa Palestina dengan blokade. Mereka menginginkan dengan kondisi kesulitan hidup, warga Palestina protes terhadap Hamas. Namun bangsa Palestina lebih memilih persatuan dan tidak menyerah. Kekuatan penjajah telah habis dan mereka tidak pernah mendapatkan target dari apa yang mereka inginkan.”

Beliau menolak tudingan bahwa yang bertanggung jawab atas terbunuhnya ribuan warga Palestina adalah para pejuang perlawanan bangsa Palestina. Beliau katakan:

“Mati syahid adalah cita-cita… dan jangan kamu anggap syuhada Gaza itu mati.”

Sekali lagi beliau tegaskan bahwa jalan meraih kemerdekaan adalah dengan perlawanan. “Jika anda berharap mederka dalam setiap bentuk perlawanan, anda harus memiliki senjata untuk merealisasikan harapan tersebut. Dan segala bentuk perdamaian karena ketidakberdayaan, bukanlah perdamaian sejati.” Beliau menukil ayat suci Al-Qur’an:

{فَلَا تَهِنُوا وَتَدْعُوا إِلَى السَّلْمِ وَأَنتُمُ الْأَعْلَوْنَ وَاللَّهُ مَعَكُمْ وَلَن يَتِرَكُمْ أَعْمَالَكُمْ} محمد : 35،

“Janganlah kaliann merasa lemah dan mengajak berdamai atau menyerah, kalian adalah lebih mulia. Dan Allah bersama kalian dan sekali-kali tidak akan menyia-nyiakan kerja-kerja kalian.” Muhammad:35

Beliau juga menambahkan bahwa kemenanngan Gaza baru kemenangan parsial, kita masih menunggu kemenangan sejati, yaitu dengan terbebaskannya negeri Palestina.”

Beliau juga mengucapkan terima kasih terhadap Amir Qatar, Syaikh Hamd bin Khalifah Aali Tsani yang menentang agresi Zionis Israel atas Gaza yang telah menelan 1415 syuhada dan 5450 luka-luka, serta berupaya menggalang persatuan pemimpin dunia Arab guna mendukung perjuangan Palestina. (it/ut)

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (32 votes, average: 9,56 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Ulis Tofa, Lc
Lahir di kota Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 05 April 1975. Menyelesaikan jenjang pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di Maahid Krapyak Kudus. Tahun 1994 melanjutkan kuliah di LIPIA Jakarta. Program Persiapan Bahasa Arab dan Pra Universitas. Tahun 2002 menyelesaikan program Sarjana LIPIA di bidang Syariah. Semasa di bangku sekolah menengah, sudah aktif di organisasi IRM, ketika di kampus aktif di Lembaga Dakwah Kampus LIPIA, terakhir diamanahi sebagai Sekretaris Umum LDK LIPIA tahun 2002. Menjadi salah satu Pendiri Lembaga Kajian Dakwatuna, lembaga ini yang membidangi lahirnya situs www.dakwatuna.com , sampai sekarang aktif sebagai pengelola situs dakwah ini. Sebagai Dewan Syariah Unit Pengelola Zakat Yayasan Inti Sejahtera (YIS) Jakarta, dan Konsultan Program Beasiswa Terpadu YIS. Merintis dakwah perkantoran di Elnusa di bawah Yayasan Baitul Hikmah Elnusa semenjak tahun 2000, dan sekarang sebagai tenaga ahli, terutama di bidang Pendidikan dan Dakwah. Aktif sebagai pembicara dan nara sumber di kampus, masjid perkantoran, dan umum. Berbagai pengalaman kegiatan internasional yang pernah diikuti: Peserta Pelatihan Life Skill dan Pengembangan Diri se-Asia dengan Trainer Dr. Ali Al-Hammadi, Direktur Creative Centre di Kawasan Timur Tengah, pada bulan Maret 2008. Peserta dalam kegiatan Muktamar Internasional untuk Kemanusian di Jakarta, bulan Oktober 2008. Sebagai Interpreter dalam acara The Meeting of Secretary General of International Humanitarian Conference on Assistanship for Victims of Occupation bulan April 2009. Peserta Training Asia Pasifik Curriculum Development Training di Bandung pada bulan Agustus 2009. Peserta TFT Nasional tentang Problematika Palestina di UI Depok, Juni 2010 dll. Karya-karya ilmiyah yang pernah ditulis: Fiqh Dakwah Aktifis Muslimah (terjemahan), Robbani Press Menjadi Alumni Universitas Ramadhan Yang Sukses (kumpulan artikel di situs www.dakwatuna.com), Maktaba Dakwatuna Buku Pintar Ramadhan (Kumpulan tulisan para asatidz), Maktaba Dakwatuna Artikel-artikel khusus yang siap diterbitkan, dll. Sudah berkeluarga dengan satu istri dan empat anak; Aufa Taqi Abdillah, Kayla Qisthi Adila, Hayya Nahwa Falihah dan Muhammad Ghaza Bassama. Bermanfaat bagi Sesama adalah motto hidupnya. Contak person via e-mail: ulistofa-at-gmail.com atau sms 021-92933141.
  • Allahu Akbar…!
    Sungguh mulia dengan apa yang telah beliau tinggalkan dan apa yang beliau cita2kan.
    Ijtihad beliau dalam pergerakan kearah front perjuangan yg lebih besar dari harakah ke shahwah islamiyah telah menunjukkan pengaruh yg sangat besar dlm kebangkitan islam.
    Semoga apa menjadi cita2 beliau di kabulkan Allah SWT, dan kita semua mangikuti langkah perjuangannya.

  • Mudjahidin

    Ungkapan yang menggetarkan jiwa pejuang dan sekaligus menggentarkan musuh. Munajatku padaMu, bukalah mata hati dan telinga semua penduduk negeri ini mendengar seruan ini dan bisa melihat dengan jernih kejadian sebenarnya di Palestine.

  • subhanalloh

    semoga kita dapat merasakan indahnya syahid seperti saudara kita di palestina

  • ada yang bisa memberikan sebuah penjelasan tentang sikap ust al qardhawi terhadap tamunya yahudi di qatar kemaren??

  • budi mulia

    If he is surely true with his words and intention, he'll be at Gaza now…

  • jalmie tunggara

    Subhanallah…Sampai tetes darah penghabisan, kita umat ISLAM di dunia tidak akan menyerah kepada orang2 kafir, zionis israel laknatullah..!! Allahu Akbar…Allahu Akbar…

  • F.A.Asyar

    Palestina adalah negrinya para syuhada! Wahai,umat muslim sedunia ,bersatulah!! Bebaskan bumi palestina dari cengkeraman zionis! allahu akbar !!!!

  • citra

    kalo ana baca profil para syuhada yang mendapatkan gelar syahidnya di tempat dia bertugas, ana salalu menangis. Ana menangis karena ana pengen banget mendapatkan syahid itu. Ana benar2 rindu yang serindu-rindunya tapi iman ini masih sangat labil.Masih ada terselip rasa takut ketika membayangkan tubuh ini harus bercerai-berai, kepala ini harus berpisah dan hancur lebur. Ya ALLAH, hanya padaMU hamba memohon penguatan diri hamba yang lemah ini

  • Alamsyah Basri

    Subhanallah walillahilham. Sungguh kemuliaan ada pada padamu wahai syeikh. Bergetar hati dan menetes air mata saya saat membaca berita ini, karena kebanggaan pada mu wahai syekh. Wahai Allah zat Yang Maha Mengetahui, Engkau lah yang mengetahui apa yang ada di hati kami ini. Demi Zat Mu Wahai Rabb. Berilah kemenangan dan kesabaran pada Mujahid Palestina

  • Allahuakbar, Allahuakbar,Allahuakbar. Allah Yang Maha Besar, Hanya Allah sahaja yang Maha Mengetahui.

  • supriyanto

    Subhanallah, semoga beliau menjadi contoh tauladan bagi ulama,pemuka, pimpinan organisasi,negara, bahwa masih ada api semangat membara untuk peduli terhedap sesama muslim, khususnya Palestina, negeri yang hanya dapat kulihat di media massa , Ya Allah kuatkanlah beliau, dan saudaraku di Palestina

  • Gaza hrs bebas dri tangan yahudi laknatullah

Lihat Juga

erdogan

Jangan Remehkan Perjuangan Erdogan untuk Gaza